Bekasi -
Penumpang TransJakarta rute B41 di Komsen Jatiasih, Kota Bekasi, terpaksa menunggu antrean bus di pinggir jalan. Kondisi ini lantaran tidak adanya halte di lokasi tersebut.
Pantauan detikcom di lokasi, Senin (23/2/2026) sore, tampak belasan penumpang sedang menunggu kedatangan TransJakarta rute Komsen Jatiasih-Cawang Sentral. Antrean tampak mengular di trotoar pinggir jalan.
Para penumpang yang baru datang terlihat melakukan tap-in di alat portabel. Alat tersebut diletakkan di teras ruko kosong dengan atap seng, yang kerap dijadikan tempat berteduh saat hujan datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah tap-in, penumpang berbaris rapi di sepanjang trotoar. Tak hanya ramai dipenuhi antrean penumpang, trotoar tersebut juga menjadi tempat pedagang menjajakan jualannya, sekaligus tempat ojol menunggu penumpang.
Salah seorang penumpang Trans Jakarta, Reviva (53), mengeluhkan tempat pemberhentian bus yang tidak memiliki halte. Ia menyebut kondisi tersebut kerap menyulitkan, terlebih saat hujan dalam kondisi antrean panjang.
"Nah kalau misalnya antrean panjang, yang bermasalah pasti waktu saat hujan. Kan nggak ada tempat berteduh, kan. Jadi ya udah di trotoar aja. Atau nggak berteduh di sini (ruko kosong)," ujar Reviva ditemui di lokasi.
Penumpang TransJakarta di Jatiasih, Bekasi, mengantre di pinggir jalan karena tidak ada halte. (Foto: Rachma Indira Satrio/detikcom)
Penumpang lain bernama Ahmad (57) mengeluhkan hal serupa. Pria yang baru 2 bulan menjadi penumpang TransJakarta Rute B41 ini mengaku sempat berebut tempat meneduh saat menunggu bus di kala hujan.
"Ya ini perlu perhatian ya karena kalau apalagi musim hujan kita meneduhnya berebutan sama tukang-tukang makanan yang jualan, berebutan," tutur Ahmad.
Ahmad berharap pemerintah segera membangun halte yang layak. Halte tersebut diharapkan memiliki fasilitas berupa tempat duduk untuk penumpang prioritas, toilet, hingga mesin pengisi daya.
"Ya kalau fasilitas yang kita ingin ya, lengkap seperti yang di halte-halte lain," sebutnya.
2.500 Penumpang Per Hari
Petugas Pramusapa Trans Jakarta di lokasi, Aldi Fahreza (24), mengatakan jumlah penumpang yang naik dari Komsen Jatiasih mencapai 2.500 orang per hari. Jumlah tersebut cukup konstan meskipun pemberhentian bus itu terbilang baru.
"Kalau di Komsen ya, kalau untuk yang jumlah untuk penumpang Komsen aja bisa sampai 2.500-an," kata dia.
Rute Trans Jakarta B41 mulai beroperasi sejak pukul 05.00 - 22.00 WIB. Bus yang melayani rute ini tersedia sebanyak 20 unit.
Jarak kedatangan bus bervariasi tergantung kondisi. Pada jam 05.00 - 08.00 WIB diperlukan waktu tunggu sekitar 7 menit. Sementara untuk jam rush hour, bus bisa datang 20 menit sekali.
Penumpang TransJakarta di Jatiasih, Bekasi, mengantre di pinggir jalan karena tidak ada halte. (Foto: Rachma Indira Satrio/detikcom)
Mengingat banyaknya jumlah penumpang, Aldi berharap halte segera dibangun. Keberadaan halte, menurut dia, dapat memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna transum.
"Ya harapannya sih yang penting satu, halte dulu deh. Apalagi di Komsen ini banyak sekali prioritas yang naik. Lansia, ibu hamil, dan prioritas disabilitas dan prioritas lainnya banyak juga. Jadi kalau ada halte memudahkan. Buat petugasnya ada, buat pelanggannya juga ada. Jadi kenyamanan dan keamanan tuh harus memadai juga," pungkasnya.
(lir/lir)

















































