Jakarta -
SMP Labschool Kebayoran membawa pulang dua medali emas dari ajang The International World Innovative Student Exhibition (iWiSE) Global Final 2026. Peserta kompetisi ini adalah perwakilan 16 negara, di antaranya Mesir, Indonesia, Iran, Kosovo, Yordania, Lebanon, Malaysia, Uni Emirat Arab, Turki, Tajikistan, Vietnam, Republik Czech, Rusia, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Inggris.
SMP Labschool Kebayoran mewakili Indonesia. Pihak sekolah mengirim 8 siswa yang berkompetisi dalam dua kelompok STEM di ajang internasional ini. Dua kelommpok STEM yang dimaksud adalah cabang Creative Writing dan cabang Talent (menyanyi).
"Saya bangga dan bersyukur sekali para siswa telah melakukan proses yang bersungguh-sungguh mulai dari menyiapkan materi, berlatih, hingga menjawab semua pertanyaan juri dengan baik," ucap Kepala SMP Labschool Kebayoran, Yulinda Asnita, Senin (23/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
iWiSE Global Final 2026 Dubai berlangsung sejak 14 hingga 16 Februari 2026 di Conference Hall University of Bradford Dubai, Uni Emirat Arab. Pada cabang STEM, medali emas diraih oleh tim yang terdiri atas Fajriah Chairunisa Nugroho, Raisha Allya Fahrudin, dan Qaniah Balqis Salsabila Alfaruk. Sementara itu, medali emas kedua dipersembahkan oleh Deandra Aleesha Annaylabella dari cabang Creative Writing.
SMP Labschool Kebayoran Boyong 2 Medali Emas di ajang iWiSE Global Final 2026 Dubai. Foto: dok. istimewa
Siswa Deandra juga berhasil menempati posisi ketiga terbaik pada kategori English. Prestasi lainnya diraih melalui medali perak cabang STEM oleh Sophie Hisani Aminata, Nailaputri Maulida Setyawan, dan Ahsani Malika Kusumanegara. Siswa Almira Asha Nandi meraih medali perunggu pada cabang Talent menyanyi.
"Kegiatan ini memberikan wawasan global kepada siswa untuk berinteraksi, berbagi pengalaman penelitian dengan siswa dari negara lain, serta mampu bersaing di tingkat internasional," ujar Yulinda.
Sementara itu guru pendamping, Sawitri Chyian Nisari, menyebut iWise juga wadah pembelajaran lintas budaya bagi siswa. Guru dari berbagai negara pun mendapat sarana saling berinteraksi.
Tercatat SMP Labschool Kebayoran sudah tiga kali berpartisipasi dalam ajang kompetisi antarsiswa SMP ini. Sebelumnya mereka mengikuti kompetisi serupa pada 2025 di Boston, Amerika Serikat dan Inggris.
"Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen sekolah dalam mendorong prestasi siswa di tingkat global," ucap Sawitri.
(knv/fjp)

















































