Siasat Pria Viral Berkali-kali Maling di Hotel Mewah Jakarta

13 hours ago 4

Jakarta -

Polisi mengungkap siasat pria berinisial NW (43) dalam aksinya mencuri barang dari hotel bintang 5 di kawasan Karet, Jakarta Pusat (Jakpus). Dalam aksinya, pelaku menyamar sebagai karyawan.

"Pelaku beraksi dengan menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan menggunakan batik dan lanyard agar tak menimbulkan kecurigaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (16/2/2026).

Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian kehilangan tas ransel hitam berisi ponsel, laptop, dan uang tunai Rp 300 ribu. Saat itu, korban meninggalkan barangnya di ruang rapat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menangkap maling laptop yang menggunakan lanyard di salah satu hotel bintang 5 kawasan Karet, Jakarta Pusat (Jakpus) (dok Istimewa)Barang bukti kasus pria yang menggunakan lanyard mencuri laptop di salah satu hotel bintang 5 kawasan Karet, Jakarta Pusat (Jakpus). (Dok. Istimewa)

"Tas berisi HP diletakkan di atas kursi, sedangkan laptop berada di bawah meja. Saat kembali, seluruh barang sudah hilang. Korban kemudian melapor ke Polsek Tanah Abang," jelasnya.

Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan atas kejadian itu. Pelaku kemudian ditangkap pada Jumat (13/2) di Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).

Kerap Sasar Seminar di Hotel

Sebelumnya, Budi mengatakan pelaku kerap menyasar seminar di hotel. Dia juga mengenakan lanyard dan batik untuk mengelabui korban.

"Pelaku diduga menyasar kegiatan seminar atau pertemuan di hotel berbintang. Ia masuk dengan penampilan rapi layaknya pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard, serta membawa tas sehingga leluasa mengambil barang korban yang ditinggal tanpa pengawasan," kata Budi kepada wartawan.

Budi mengatakan NW merupakan pelaku yang berperan sebagai eksekutor tunggal. Dalam menjalankan aksinya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban.

"Pelaku memanfaatkan situasi kegiatan di hotel yang cukup ramai. Dengan berpenampilan seperti peserta atau karyawan, pelaku leluasa masuk ke ruang pertemuan dan mengambil barang korban yang ditinggalkan tanpa pengawasan," ujarnya.

(rdh/jbr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |