PAPUA - Langkah nyata untuk membentuk masa depan cerah anak-anak Papua kembali digelorakan oleh Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku melalui program unggulan "Masariku Peduli Gizi". Aksi kemanusiaan ini menyasar langsung ke jantung pedalaman, tepatnya di SD Rimba YPPK Yan Smit Mumugu 2, Distrik Krepkuri, pada Selasa (18/11/2025). Para prajurit tak hanya hadir sebagai penjaga perbatasan, melainkan juga sebagai pembawa harapan melalui distribusi paket makanan bergizi yang vital bagi tumbuh kembang generasi penerus.
Suasana penuh keceriaan mewarnai kegiatan edukasi singkat mengenai pentingnya asupan nutrisi seimbang dan praktik kebersihan diri. Anak-anak menyambut penuh semangat aneka hidangan sehat yang telah disiapkan, menjadi bukti nyata kepedulian Satgas terhadap kebutuhan gizi mereka yang krusial.
Interaksi hangat tercipta saat personel Satgas turut mendampingi para siswa menikmati santapan. Ketulusan dan empati terpancar dari setiap interaksi, menciptakan rasa nyaman dan perhatian yang mendalam bagi anak-anak, seolah mereka tengah bersama keluarga sendiri.
"Kami bertugas menjaga keamanan wilayah, namun kami juga merasa berkewajiban menjaga masa depan anak-anak di perbatasan. Dengan makanan bergizi dan edukasi kesehatan, kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, sehat, dan berdaya saing, " kata Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku, Letkol Inf Julius Jongen Matakena, Selasa (18/11/2025).
Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia Papua adalah investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak dini, dengan fokus utama pada pemenuhan gizi dan pembentukan kebiasaan hidup sehat.
Bapak Yosep, seorang guru di SD Rimba YPPK Yan Smit Mumugu 2, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. "Perhatian yang diberikan Satgas sangat berarti bagi kami. Anak-anak merasa diperhatikan dan kegiatan ini membuat mereka lebih bersemangat datang ke sekolah, " ungkapnya.
Menurutnya, program semacam ini memberikan dampak positif ganda, yakni peningkatan kesehatan sekaligus memupuk motivasi belajar para siswa di Distrik Krepkuri.
Kini, "Masariku Peduli Gizi" telah menjelma menjadi agenda yang dinanti oleh masyarakat setempat. Manfaat langsung yang dirasakan anak-anak dalam hal pertumbuhan dan perkembangan, serta penguatan ikatan emosional antara Satgas dan warga, menjadi alasan utama penantian tersebut.
Melalui aksi nyata yang dilandasi kepedulian mendalam, Satgas Yonif 733/Masariku membuktikan bahwa kehadiran mereka di Papua jauh melampaui sekadar menjaga kedaulatan. Mereka hadir sebagai sahabat sejati masyarakat, menebar manfaat, menumbuhkan harapan, dan menghadirkan senyum di wajah generasi muda pedalaman.
(jurnalis)

















































