Rutan Kelas IIB Demak mengikuti kegiatan sosialisasi secara virtual mengenai Cek Kesehatan Gratis (CKG), Skrining Tuberkulosis (TBC) dengan Rontgen Dada, serta optimalisasi SDP Fitur Watkesrehab Penanggulangan Penyakit Menular yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan pelaksanaan skrining kesehatan bagi petugas pemasyarakatan, tahanan, narapidana, dan anak binaan di seluruh Indonesia. Program nasional tersebut merupakan tindak lanjut Kick-Off Skrining TBC dan CKG yang telah diluncurkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Kementerian Kesehatan.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa pelaksanaan CKG dan skrining TBC akan berlangsung pada periode Juni hingga Desember 2026 dengan sasaran 272.573 tahanan, narapidana, dan anak binaan serta 49.636 petugas pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Bagi peserta yang terindikasi TBC akan dilanjutkan dengan pemeriksaan TCM, sedangkan pasien yang terkonfirmasi positif akan menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai standar pelayanan kesehatan. Selain itu, dipaparkan pula optimalisasi penggunaan SDP Fitur Watkesrehab sebagai media pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan secara terintegrasi guna mendukung monitoring, evaluasi, serta penanganan penyakit menular secara cepat dan akurat.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Rutan Demak menegaskan komitmennya untuk mendukung program nasional peningkatan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Kepala Rutan Kelas IIB Demak, Kasno, menyampaikan bahwa deteksi dini dan pelaporan kesehatan yang terintegrasi merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan rutan yang sehat dan aman. "Kami siap melaksanakan program CKG dan skrining tuberkulosis sesuai pedoman yang telah ditetapkan serta mengoptimalkan pemanfaatan SDP Watkesrehab sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan maupun petugas, " ujar Kasno.

















































