Prabowo Akan Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni

1 day ago 9
Jakarta -

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi inspektur upacara dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang. Upacara akan digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Jakarta.

"Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di tingkat pusat akan dilaksanakan secara luring pada hari Senin, tanggal 1 Juni 2026 tepat pukul 10.00 Waktu Indonesia Bagian Barat. Bapak Presiden Republik Indonesia akan hadir langsung dan bertindak sebagai inspektur upacara," kata Kepala BPIP Yudian Wahyudi di kantornya, Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Yudian mengatakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila akan disiarakan langsung melalui daring atau online. Upacara akan dimulai pada pukul 10.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adapun lokasi upacara akan diselenggarakan di Lapangan Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Jakarta. Bagi masyarakat luas dan seluruh pegawai instansi yang telah melaksanakan upacara di daerahnya masing-masing, dapat mengikuti jalannya upacara tingkat pusat melalui siaran langsung di kanal YouTube BPIP, laman Facebook BPIP, Instagram BPIP, maupun televisi nasional," ujarnya.

Yudian mengatakan formasi Paskibraka akan menggunakan formasi Pancasila. Formasi ini disebut akan mencerminkan kelima sila Pancasila.

"Formasi ini sangat istimewa karena terdiri dari lima kelompok yang mencerminkan kelima sila pada Pancasila. Formasi ini akan dipimpin oleh satu komandan di mana prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih akan dilaksanakan secara khusus oleh kelompok tiga," katanya.

"Sebagai panduan bagi daerah, apabila jumlah Paskibraka di suatu daerah kurang dari 46 orang sehingga tidak cukup untuk membentuk formasi Pancasila yang lengkap, maka formasi dapat disesuaikan menjadi satu kelompok saja," tambahnya.

Momen peringatan ini dinilai wujud komitmen bersama bahwa Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia'.

"Tema ini adalah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia. Logo yang digunakan dalam peringatan tahun ini adalah lambang negara kita, yaitu Garuda Pancasila," ujarnya.

BPIP telah mengeluarkan Surat Edaran atau SE Pedoman Peringatan untuk memastikan kelancaran, ketertiban, dan keamanan pelaksanaan peringatan di seluruh wilayah Indonesia maupun perwakilan di luar negeri. SE tersebut yakni Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

"Melalui surat edaran ini, kami menghimbau seluruh lembaga negara, kementerian, TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi pendidikan, hingga komponen masyarakat untuk mengibarkan Sang Merah Putih selama satu hari penuh pada tanggal 1 Juni 2026,"ujarnya.

"Kami juga mendorong penyelenggaraan kegiatan bakti sosial pada tanggal 31 Mei 2026 yang bermanfaat langsung bagi masyarakat luas seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran bantuan sosial, pasar murah, hingga kerja bakti pembersihan lingkungan dan rumah ibadah. Surat edaran ini dapat diunduh melalui laman BPIP sebagai berikut: https://bpip.go.id/publikasi," tambahnya.

Lebih lanjut, Yudian mengatakan tamu undangan pria diwajibkan mengenakan pakaian sipil lengkap, sementara tamu undangan wanita mengenakan pakaian nasional, sedangkan bagi anggota TNI-Polri mengenakan pakaian dinas upacara III atau PDU III. Bendera Merah Putih akan diturunkan pukul 17.00 WIB pada hari yang sama.

"Penurunan bendera: Upacara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih akan dilakukan pada sore harinya pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat atau waktu setempat untuk daerah, yang dilaksanakan secara ringkas dan khidmat oleh Paskibraka tanpa dihadiri peserta upacara dan tamu undangan," ujarnya.

(mib/rfs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |