Serang -
Polres Serang menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 300 hektare (ha) pada penanaman kuartal III tahun ini. Polres Serang akan memanfaatkan lahan tidur di setiap desa yang bisa dimanfaatkan.
"Hingga akhir Juli ini, target kegiatan penanaman jagung pada kuartal III akan dilaksanakan di atas lahan seluas 300 hektare," ujar Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Kamis (9/7/2025).
Condro optimistis target tersebut akan terlaksana. Dia mengatakan ada program '1 Desa 1 Hektare' sehingga target tersebut mungkin tercapai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"1 Desa 1 Hektare. Di Kabupaten Serang ada 328 desa. Kebanyakan lahan pinjam pakai perusahaan dan lahan tidur," ujarnya.
Selain itu, Condro pun menceritakan sedang berupaya menanam jagung di kawasan perushaan di kawasan Cikande. Lahan yang bisa dimanfaatkan sekitar 31 hektare.
"Ini mau pinjam pakai lahan punya PT Pokphand di Modern (Kawasan Industri Cikande), 31 hektare. Lagi proses," ucapnya.
Selain itu, Polres Serang juga memanfaatkan perhutanan sosial seluas 16,1 hektare di mana salah satunya di Kampung Kapundung, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan. Penanaman di perhutanan sosial tersebut digelar serentak se-Polda Banten.
Di Kampung Kapundung, Polres Serang memberikan bantuan berupa alat tanam jagung (corn seeder) sebanyak 5 unit, pupuk NPK dan urea masing-masing 3 ton, pupuk kompos Bhabin 4 ton. Kemudian, bibit jagung BISI-18 sebanyak 240 kg, Reaktif, Brantaxone, serta insektisida Athenz.
"Kegiatan penanaman bibit jagung serentak kuartal III ini sebagai pelaksanaan dari program strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan berkelanjutan," ungkap Condro.
Simak juga Video: Polri Tanam Jagung 1 Juta Hektare di DIY, Upaya Dukung Ketahanan Pangan Nasional
(aik/jbr)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini