Jakarta -
Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional di Rawamangun, Jakarta Timur. Pengecekan dilakukan untuk memastikan harga dan stok bahan makanan pokok aman menjelang Lebaran.
Kegiatan monitoring yang dipimpin oleh Kanit 3 Subdit I Indag Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Rheditya Alfa Hendy, itu digelar pada pagi tadi. Polda Metro Jaya menggandeng Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pengecekan ke sejumlah lapak pedagang.
Ada beberapa komoditas yang dicek, antara lain beras, minyak goreng, cabai, hingga daging. Petugas menanyakan secara langsung kepada para pedagang mengenai ketersediaan bahan pokok, termasuk harga eceran terkini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga dan potensi penimbunan menjelang Idul Fitri 1447 H/2026.
"Kami tidak akan menoleransi praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat. Distribusi harus lancar dan harga tetap terkendali menjelang Lebaran," kata Budi Hermanto, Rabu (25/2/2026).
Budi Hermanto menyampaikan hasil pengecekan menunjukkan stok bahan pokok relatif aman. Beras premium dijual Rp 15 ribu per kilogram, sementara beras SPHP Rp 12.500/kg.
Kemudian, minyak goreng Minyakita dijual Rp15.700 per liter sesuai HET, dengan ketersediaan 4.800 liter kemasan 1 liter dan 1.200 liter kemasan 2 liter. Untuk komoditas lain, cabai rawit merah Rp 110 ribu/kg, cabai merah keriting dan merah besar Rp 50 ribu/kg, bawang putih Rp 50 ribu/kg, bawang merah Rp 65 ribu/kg.
Sementara itu, daging ayam ras Rp 40 ribu/kg, daging sapi paha depan Rp 130 ribu/kg dan paha belakang Rp 140 ribu/kg, telur ayam ras Rp 32 ribu/kg, serta gula konsumsi Rp 18 ribu/kg. Sejumlah komoditas seperti ayam, telur, cabai dan bawang masih tercatat di atas harga acuan pembelian (HAP).
Kombes Budi Hermanto mengatakan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan ketersediaan bahan pokok aman serta harga-harga tidak mengalami lonjakan.
(mea/dhn)
















































