Petugas Pangkas Pohon-Tambah Lampu di Taman Kota Cawang Diduga Sarang Asusila

9 hours ago 2

Jakarta -

Petugas dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur (Jaktim) melakukan pemangkasan pohon yang sudah menjulang tinggi di Taman Kota Cawang. Pemangkasan dilakukan setelah adanya indikasi aktivitas asusila sesama laki-laki di lokasi tersebut.

"Pemangkasan dari tim Sudin dan pemangkasan pohon-pohon yang agak rindang oleh tim Hutan Kota Jakarta Timur," terang Iwan Sulaiman selaku pengawas hutan kota Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur saat ditemui di lokasi, Sabtu (28/2/2026).

Iwan mengatakan langkah ini merupakan bagian dari aksi cepat tanggap sebagai tindak lanjut usai ditemukan adanya dugaan kegiatan asusila. Tak hanya itu, di Taman Kota Cawang saat ini juga dipasangi lampung tembak untuk membuat lokasi semakin terang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada dua titik di hutan kota ini, ada pemasangan lampu tembak dari pihak Kelurahan Kebon Pala untuk menerangi Hutan Kota Cawang biar tidak ada LGBT yang masuk ke Hutan Kota Cawang," jelasnya.

detikcom pada Sabtu (28/2) melakukan peliputan di Taman Kota Cawang, Jakarta Timur, yang diduga menjadi tempat kegiatan asusila. Di dalamnya, detikcom banyak menemukan benda-benda diduga berkaitan dengan praktik asusila yang dilakukan.

Mulanya ditemukan sebuah bungkusan alat kontrasepsi di dekat pohon besar di dalam taman. Selanjutnya, ditemukan juga bungkusan gel atau pelumas bekas pakai hingga berbagai macam kemasan tisu Magic.

Lalu ditemukan pula alat kontrasepsi atau kondom bekas pakai bercampur dengan ranting, dahan serta dedaunan yang berserakan. Sementara itu, di sela-sela batang pohon yang patah, terdapat juga dua botol miras yang masih ada isinya dalam kondisi sudah terbuka tutupnya.

Terakhir, ditemukan kemasan minuman atau suplemen penambah gairah seksual. Semua temuan ini ada dan berserakan di Taman Kota Cawang yang diduga menjadi lokasi aktivitas asusila sesama pria.

Sebelumnya diberitakan, akses masuk Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, ditutup lantaran diduga jadi tempat prostitusi sesama jenis. Ada dua akses masuk yang ditutup secara permanen.

Penutupan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur secara terpadu bersama dengan jajaran lintas instansi, yang melibatkan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Selain itu, ada juga pihak kelurahan serta unsur tiga pilar, yang terdiri atas Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Pala.

"Ada dua titik yang hari ini kita coba tutup secara permanen dengan pengecoran, bekerja sama dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota," kata Camat Makasar Dimas Prayudi di Taman Kota, Cawang, Jakarta Timur, dilansir Antara, Jumat (27/2).

Dimas mengungkap adanya informasi penyalahgunaan fungsi taman di sana. Dia mengatakan petugas gabungan menemukan celah pada pagar yang kerap digunakan warga untuk masuk ke area taman secara tidak resmi.

(kuf/wnv)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |