Permintaan Maaf Mahasiswi UI yang Coret-coret Serban Polwan

5 hours ago 2
Jakarta -

Sejumlah mahasiswa melakukan demonstrasi di depan Mabes Polri beberapa waktu lalu. Saat itu polisi tampak mengenakan atribut peci hingga serban putih bertepatan dengan pengamanan di bulan Ramadan.

Aksi demonstrasi digelar oleh sejumlah mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), UPN 'Veteran' Jakarta dan Politeknik Negeri Jakarta (PMJ). Aksi ini sebagai respons atas kasus kematian siswa AT di Tual, Maluku, karena dianiaya oknum anggota Brimob Bripda MS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, terjadi insiden kurang mengenakan dalam demonstrasi tersebut. Dalam video yang beredar, ada mahasiswi yang mencoret-coret serban seorang polwan saat unjuk rasa.

Kejadian ini lantas disikapi oleh pihak Universitas Indonesia. Dirangkum detikcom, berikut penjelasan dari UI hingga pihak mahasiswi yang terlibat aksi coret-mencoret serban polwan.

UI Sesalkan Mahasiswi Coret Serban Polwan

Universitas Indonesia (UI) menyayangkan atas tindakan mahasiswi yang mencoret-coret pakaian polwan saat demo BEM UI di Mabes Polri. UI telah melakukan klarifikasi internal dan mahasiswi tersebut telah meminta maaf.

"UI menyayangkan adanya sejumlah kejadian di luar rencana di lapangan. Dari video yang beredar pada 28 Februari 2026, ditemukan oknum yang bukan mahasiswa UI tetapi mengenakan atribut almamater UI dan bersikap tidak pantas terhadap aparat kepolisian. Selain itu, terdapat tindakan mencorat-coret pakaian yang dikenakan polisi wanita (polwan) oleh seorang mahasiswa saat berlangsungnya aksi," kata UI dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Pihak kampus telah melakukan klarifikasi internal dan memanggil yang bersangkutan. Pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan.

"Atas peristiwa tersebut, pihak kampus melakukan klarifikasi internal secara menyeluruh dengan memanggil pihak-pihak yang terlibat untuk memperoleh informasi yang utuh dan berimbang. Proses ini dilakukan secara objektif dan mengedepankan asas pembinaan, guna memastikan fakta yang sebenarnya serta menentukan langkah tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku di Universitas Indonesia.

Mahasiswi Sampaikan Permohonan Maaf

Berdasarkan klarifikasi pihak kampus, diketahui mahasiswi itu berinisial MRM. MRM mengakui kesalahannya. Mahasiswi itu juga menyampaikan permintaan maafnya.

"Saya dengan penuh kesadaran menyampaikan permohonan maaf kepada T, polisi wanita selaku aparat Kepolisian Republik Indonesia yang terdampak atas tindakan saya pada saat aksi berlangsung. Saya menyadari bahwa perbuatan tersebut tidak tepat dan tidak sejalan dengan nilai-nilai etika serta sikap saling menghormati yang seharusnya dijunjung tinggi oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI)," ujar MRM.

MRM mengatakan kejadian ini menjadi pembelajaran untuk dirinya. Dia mengaku menyesal atas tindakan tersebut.

"Peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi saya untuk lebih bijak dalam bersikap dan mengekspresikan pendapat di ruang publik. Saya menyampaikan penyesalan yang tulus serta berkomitmen untuk mengikuti proses pembinaan yang ditetapkan oleh Universitas Indonesia dengan penuh tanggung jawab," lanjut MRM.

(dwr/isa)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |