Jakarta -
Polisi mengungkapkan fakta baru mengenai pengemudi mobil berinisial HM (24) yang melawan arah dan menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, kemarin. Polisi mengatakan sopir membawa senjata tajam dan senjata mainan saat digeledah.
"Kita lakukan penggeledahan di mobil yang bersangkutan, dan kita dapati ada empat pasang TNKB, kemudian dua buah senjata tajam, satu golok satu badik, satu senpi mainan," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini polisi masih mendalami penyebab HM itu melawan arah dan menabrak sejumlah kendaraan. Dia saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Pusat.
"(Penyebab) ini masih didalami masih reskrim polres," katanya.
Komarudin mengatakan kejadian berawal ketika mobil itu melintas dari arah Senen ke Gunung Sahari dengan ugal-ugalan. Lalu, petugas mengejar pelaku dan meminta yang bersangkutan berhenti.
"Lalu petugas ikuti yang bersangkutan masuk ke arah jalan Gunung Sahari IV, jadi ini berputar masuk Gunung Sahari IV, di sana kemudian di jalan kecil itu kecepatan tinggi sempat terekam dashcam mobil patroli, dari sana kemudian belok kiri ke arah Bungur, masuk yang fatal itu saat masuk Gunung Sahari V, itu jalan one way, yang dari arah Pasar Baru ke Bungur itu satu arah, masuk ke sana banyak kendaraan yang hampir jadi korban karena banyak motor, dan masih kecepatan tinggi," katanya.
Dia mengatakan HM itu tidak berhenti saat dikejar dan malah semakin melaju dengan kecepatan tinggi. Pengemudi mobil itu terus bergerak dan berputar-putar dan kembali ke arah Pasar Baru, menurutnya anggota yang berada di lokasi juga hampir tertabrak mobil itu.
"Petugas berhenti di perempatan, di tengah jalan berputar lagi balik lagi ke perempatan, kemudian di perempatan belok kiri itu sudah dijaga petugas, hampir ditabrak anggota kami," katanya.
"Kemudian belok ke arah Ancol disuruh berhenti tetap nggak mau, kemudian petugas tetap ikuti, begitu sampai arah Ancol di lampu merah Pintu Besi kemudian sedang kondisi lampu merah, di sana sedang ada antrean, mungkin dia terhalang antrean, tapi dia justru berputar balik lagi ke arah Pasar Baru, di jalur yang sama, bukan pindah jalur," imbuhnya.
Tonton juga video "Mobil Tabrak Sejumlah Kendaraan di Jakpus saat Kabur dari Kejaran Polisi"
(zap/imk)
















































