Penataan di Menteng Tenggulun Jakpus: Mulai Gentengisasi-Buka Kawasan Kuliner

3 days ago 8
Jakarta -

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama-sama melakukan penataan di kawasan permukiman padat di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Di sanalah program Gentengisasi mulai diterapkan hingga pembukaan kawasan kuliner.

Sebanyak 52 rumah warga di Menteng Tenggulun akan direnovasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Dari jumlah tersebut, 23 rumah merupakan tempat tinggal sekaligus lokasi usaha warga.

Senada dengan langkah itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta turut mendukung penataan dengan penguatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melihat potensi besar di Menteng Tenggulun untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata kuliner berbasis komunitas. Dinas PPKUKM memastikan akan mendorong dan memberikan bantuan maksimal agar UMKM di sini tumbuh dan naik kelas," ujar Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, Rabu (25/2/2026).

Selain 23 rumah yang menjadi tempat usaha, terdapat 10 UMKM lain di kawasan tersebut yang tetap akan mendapatkan pembinaan meskipun kondisi rumahnya sudah layak huni. Hal itu juga sejalan dalam mendorong penataan kawasan berbasis pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan.

"Bapak Gubernur Pramono Anung secara konsisten menekankan bahwa penataan Jakarta harus menyentuh dua hal sekaligus, yaitu memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan warga," ungkapnya.

Elisabeth memastikan pihaknya akan melakukan pendataan dan pemetaan potensi usaha warga untuk mendukung konsep wisata kuliner yang tengah disiapkan. Menurut dia, hampir setiap sudut Menteng Tenggulun memiliki pelaku usaha makanan dan minuman rumahan yang berpotensi menjadi daya tarik ekonomi baru.

"Kami akan fasilitasi legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, kemasan dan branding, fasilitasi pemasaran, hingga akses pembiayaan. Kami juga telah menggandeng perbankan dan lembaga pembiayaan agar pelaku UMKM tidak terjerat rentenir, sekaligus meningkatkan literasi keuangan mereka," jelasnya.

Ia berharap, melalui kolaborasi lintas sektor, Menteng Tenggulun dapat bertransformasi dari kawasan padat menjadi kawasan yang tertata, bersih, produktif, dan dikenal sebagai destinasi wisata kuliner berbasis gotong royong.

"Ini bukan hanya tentang memperbaiki atap dan dinding rumah, tetapi membangun harapan dan masa depan ekonomi warga. Ketika pusat dan daerah berjalan bersama, dampaknya akan jauh lebih kuat dan menyentuh langsung masyarakat," pungkasnya.

Tonton juga video "Gentengisasi, Proyek Baru Pemerintahan Prabowo"

(bel/fca)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |