Pemerintah Minta Maaf soal Banjir Jakarta, Akan Tambah OMC Tekan Curah Hujan

3 hours ago 3

Jakarta -

Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keprihatinan terkait banjir yang berdampak luas kepada warga Jakarta. Curah hujan tinggi dinilai menyebabkan banjir yang merendam sejumlah jalanan Ibu Kota.

"Yang pertama sebelum saya menjawab tentunya kami menyampaikan rasa perhatian bahwa dalam dua hari ini, terutama hari ini curah hujan cukup tinggi sehingga menyebabkan terjadi genangan air di beberapa ruas di jalan-jalan di Ibu Kota," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istana menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak banjir di Jakarta. Operasi modifikasi cuaca atau OMC akan ditambah untuk mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak dan kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, Pemerintah Provinsi DKI, kemudian dengan BNPB, kemudian juga dengan BMKG, untuk bagaimana memperkuat atau menambah operasi modifikasi cuaca yang dilaksanakan di wilayah Jabodetabek dengan harapan bisa mengurangi tingginya curah hujan yang memang ini memasuki puncak curah hujan sampai akhir bulan Januari," ujarnya.

Pemerintah menilai banjir di Jakarta bukan hanya disebabkan oleh faktor curah hujan. Namun, faktor tata ruang hingga aliran sungai juga menjadi faktor lain penyebab banjir.

"Ini faktor cuaca tingginya curah hujan di bulan basah akhir Januari ini memang cukup tinggi tapi kita tentu menyadari bahwa ini tidak sekadar faktor cuaca. Ini bagaimana perubahan tata ruang juga di situ berpengaruh, bagaimana pendangkalan-pendangkalan aliran daerah-daerah aliran sungai itu juga berpengaruh," imbuhnya.

Banjir diketahui masih menggenangi sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Kamis (22/1) siang. Sampai saat ini ada 15 RT dan 20 ruas jalan yang terendam banjir.

"Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis, 22 Januari 2026, menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta," bunyi keterangan BPBD DKI Jakarta, Kamis (22/1).

"BPBD mencatat saat ini terdapat 15 RT dan 20 ruas jalan tergenang," lanjut BPBD DKI Jakarta.

(rfs/dek)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |