Ngeri! 'Lisa' Buaya 1,5 Meter Kerap Muncul di Belakang SMAN 5 Depok

3 hours ago 1
Jakarta -

Seekor buaya yang sering disebut netizen dengan nama Lisa viral di media sosial. Buaya berukuran 1,5 meter itu sudah muncul selama lima bulan di belakang SMA 5 Depok, Bojongsari.

Juru bicara SMA 5 Depok Yasin menceritakan buaya tersebut sudah muncul selama lima bulan di belakang sekolah. Pihak sekolah mengaku tak mengetahui asal buaya.

"Kita tidak tahu sumbernya dari mana. Apakah mungkin terbawa arus atau mungkin memang ada induknya yang memang melahirkan si buaya ini. Tapi memang sesungguhnya sudah beberapa bulan ke belakang ini, buaya ini memang hidup, sehat di kawasan sungai atau kali di SMA 5 ini," ujar Yasin kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan buaya biasa muncul pada pertengahan hari. Buaya berjemur cukup lama di tepi sungai, tapi kemudian menghilang untuk mencari makan atau pergi ke tempat persembunyiannya.

"Umumnya keseringan memang munculnya (buaya) di siang hari dari jam 12 sampai jam 1 siang. Hanya berjemur, tidak melakukan aktivitas yang membahayakan si buaya itu. Dan kemudian tiba-tiba hilang begitu saja, balik lagi ke kandangnya atau memang mencari makan di tempat yang lain lagi," tuturnya.

Dia mengatakan awal muncul buaya sejak lima bulan lalu. Kala itu, panjang buaya hanya berkisar 25-30 cm, kemudian bertambah hingga 1,5 meter saat ini.

"Awal sih kalau saya melihat atau laporan dari warga SMA 5 ini kurang lebih kecilnya itu mungkin ada di panjang 25 sampai 30 cm dan memang bertumbuh sehat gitu ya (sejak 3-5 bulan lalu). Si buaya ini sampai sekarang mungkin hampir sudah 1, bahkan 1,5 meter untuk kondisi keberadaan si buaya ini dari segi bentuknya ya," ucapnya.

Menurutnya, pertumbuhan buaya tersebut membuat khawatir lingkungan sekolah. Apalagi keberadaannya di sungai belakang sekolah.

"Ya memang pasti lama-kelamaan ia akan lebih membesar lagi dan itu pasti akan sangat-sangat membahayakan misalnya anak kami yang memang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar setiap harinya," ujarnya.

Yasin menjelaskan alasan buaya tersebut dinamai Lisa. Menurutnya, itu hanya keseruan karena kemunculan buaya yang menjadi perhatian di lingkungan sekolah.

"Hanya sebatas panggilan-panggilan kayak semacam hewan, kesayangan atau hewan peliharaan. Itu sih bukan ada tujuan apa-apa, cuma sebatas tiba-tiba jadi panggilan yang apa ya, karena setiap hari melihat jadi bagian dari keluarga besar SMA 5 seumur hidup mereka sih bukan jadi hal-hal yang seperti apa ya. Itu saja sih kalau untuk penamaan," ujarnya.

Pihak sekolah telah melakukan pelaporan tindakan preventif ke instansi terkait mengenai kemunculan buaya. Yasin berharap kemunculan buaya tersebut menjadi atensi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk segera ditindaklanjuti.

"Ya harapan kami memang seperti itu segera pihak kota terkait khususnya kota Depok ini melihat keadaan sekolah kami yang. Memang ya pertama yang banjir di setiap hujan itu pasti kita akan alami yang kedua dengan keberadaan buaya ini ya khawatir memasuki kawasan ataupun lingkungan sekolah kami," jelasnya.

(dvp/maa)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |