Kampar -
Kementerian Lingkungan Hidup (LH) menyebut 335 perusahaan pemegang konsesi di seluruh Indonesia terindikasi memiliki titi api (hotspot). Sepanjang musim kemarau ini, Kementerian LH mencatat hampir 85 ribu hektare areal di dalam kawasan konsesi terbakar.
Hal itu disampaikan Menteri LH Jumhur Hidayat saat mengecek karhutla di Kabupaten Kampar, Riau. Jumhur mengatakan dari 335 perusahaan pemegang konsesi itu luasan titik api masih relatif kecil.
"Dan sekarang terindikasi sudah ada 335 perusahaan pemilik konsesi di Indonesia yang di wilayah konsesinya ada titik api dan terjadi kebakaran walaupun 1-2 hektare, tapi tetap itu di wilayah konsesi dan mereka tentu bekerja untuk segera memadamkan," jelas Jumhur, Sabtu (22/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan dari 335 perusahaan konsesi tersebut, total luas areal konsesi yang terbakar mencapai 85 ribu hektare.
"Dan totalnya ada hampir 85 ribu hektare di wilayah konsesi yang terbakar di seluruh Indonesia," imbuhnya.
Ia mengakui secara nasional, eskalasi kebakaran hutan dan lahan mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan data titik api terpantau sangat cepat dalam satu hingga dua hari terakhir, di mana total hotspot di seluruh Indonesia kini telah menembus angka sekitar 3.800 titik.
"Seluruh Indonesia itu ada sekitar 3.800 titik api dan kecepatan naiknya itu memang satu-dua terakhir, jadi update datanya sangat cepat," imbuhnya.
Meningkatnya titik api ini menjadi perhatian serius terkait kualitas udara bagi masyarakat. Kementerian LH tengah menyiapkan surat edaran resmi yang mengatur ambang batas pencemaran udara sebagai panduan operasional sekolah.
"Ada edaran dari Menteri LH, pada ambang batas total itu tidak boleh sekolah, jadi yang akan mengeluarkan nanti kita ambang batas berapa sekolah wajib diliburkan," imbuhnya.
Kendati situasi nasional dibayangi lonjakan hotspot, kondisi penanganan karhutla di Provinsi Riau dinilai jauh lebih terkendali dibanding tahun-tahun sebelumnya. Apresiasi disampaikan kepada seluruh personel TNI, Polri, dan instansi terkait yang berjibaku di lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berjibaku memadamkan api. Di sini kaki di Kabupaten kampar ada 4 hektare yang terbakar dan sekarang sedang dilakukan pendinginan," kata Jumhur.
(mea/dhn)


















































