Mensos: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Masa Depan Keluarga Kurang Mampu

2 hours ago 1

Banjarmasin -

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan sekolah rakyat bukan hanya sebagai pendidikan bagi anak-anak yang putus sekolah. Dia mengatakan sekolah rakyat menjadi salah satu jembatan bagi keluarga kurang mampu dalam mengubah nasib mereka.

Hal itu disampaikan Gus Ipul dalam peresmian 166 sekolah rakyat yang digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/20226). Gus Ipul mengatakan banyak harapan dari keluarga kurang mampu yang mulai tumbuh usai anaknya mengenyam pendidikan di sekolah rakyat.

"Sekolah rakyat berfungsi sebagai jembatan masa depan dan mengubah nasib dari keluarga-keluarga kurang mampu," kata Gus Ipul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan Kementerian Sosial telah menggandeng banyak pihak dalam mengembangkan minat dan bakat dari peserta didik sekolah rakyat. Gus Ipul menyebut sekolah rakyat juga melatih potensi wirausaha dari para peserta didiknya.

"Sekolah rakyat dirancang berkelanjutan. Anak-anak tidak berhenti di bangku sekolah tapi terus dibimbing agar memiliki pendidikan yang lebih tinggi atau tumbuh menjadi pekerja terampil dan wirausaha yang mandiri," katanya.

Bagi anak-anak yang memiliki potensi akademik, Gus Ipul mengatakan pengelola sekolah rakyat kemudian telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk memberikan pendampingan.

"Kami telah bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga di antaranya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Tekonologi untuk mendampingi dan membimbing masuk perguruan tinggi dan mendapatkan beasiswa," katanya.

Gus Ipul menyebut sekolah rakyat juga telah bekerja sama dengan kementerian lain hingga swasta dalam membuka pelatihan di bidang usaha kepada peserta sekolah rakyat. Hal itu sebagai langkah untuk menyiapkan lulusan sekolah rakyat yang tidak hanya terampil di bidang akademik, namun juga berpotensi menjadi pengusaha-pengusaha mandiri.

Gus Ipul meyakini deretan langkah strategis itu membuat sekolah rakyat tidak hanya mengubah hidup dari peserta didik, namun juga nasib dari keluarganya.

"Tidak hanya anaknya yang tumbuh dan lulus, tapi sesuai harapan Bapak Presiden, keluarganya pun ikut berdaya dan naik kelas," pungkas Gus Ipul.

(ygs/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |