Menhub Ungkap 3 Pelabuhan hingga Bandara Komodo Terdampak Gempa M 7 NTT

3 hours ago 3

Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan keselamatan dan kelancaran operasional transportasi menjadi prioritas pascagempa M 7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dudy mengatakan sejumlah fasilitas transportasi terdampak gempa.

"Kami turut berdukacita dan prihatin atas peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT. Kami telah menginstruksikan seluruh unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap fasilitas-fasilitas transportasi terdampak, baik pelabuhan, terminal hingga bandara, guna memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi aman pascaterjadinya gempa bumi. Keselamatan penumpang dan seluruh petugas harus tetap jadi prioritas utama," ujar Menhub Dudy dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan yang diterima Kemenhub, gempa berdampak pada sejumlah sarana dan prasarana transportasi di NTT. Beberapa di antaranya Pelabuhan Laurentius Say, Pelabuhan Reo, Pelabuhan Nangakeo, hingga Bandara Komodo.

Di Pelabuhan Laurentius Say, bagian dermaga dan bangunan ruang tunggu roboh. Saat gempa terjadi, KM Bukit Siguntang tengah bersandar di dermaga tersebut.

Sementara itu, Pelabuhan Reo mengalami kerusakan pada bagian kantor dan terminal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kerusakan ringan juga terjadi di Pelabuhan Nangakeo mulai dari plafon runtuh dan tembok retak. Akibat kondisi tersebut, layanan perintis untuk sementara dihentikan.

Lebih lanjut, gempa juga berdampak pada sejumlah fasilitas di Bandara Komodo. Kerusakan terjadi di Gedung PKP-PK, terminal sisi darat, gedung administrasi, serta kerusakan minor pada fasilitas sisi udara, yakni fillet Taxiway A.

Dia mengatakan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dudy mengatakan Bandara Komodo tetap beroperasi normal dengan pembatasan.

Dudy meminta jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub di NTT dan sekitarnya terus berkoordinasi dengan BMKG, Basarnas, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta operator transportasi untuk memantau kondisi di lapangan. Dia juga meminta petugas memprioritaskan keselamatan penumpang dan meningkatkan kewaspadaan.

"Meskipun peringatan dini tsunami telah dicabut, saya minta seluruh pihak untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam bermobilitas, khususnya di wilayah terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, selalu update informasi resmi terkait cuaca dari BMKG, dan senantiasa ikuti arahan petugas di lapangan," terangnya.

Kemenhub akan terus memantau kondisi sarana dan prasarana transportasi di wilayah terdampak. Pemerintah juga memastikan layanan transportasi dapat kembali berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Dudy juga mengimbau masyarakat tak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi. Kemenhub akan menyampaikan informasi secara berkala terkait sarana dan prasarana yang terdampak.

"Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran transportasi di wilayah NTT dan sekitarnya. Saya berharap aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala," pungkasnya.

Tonton juga video "Gubernur NTT: Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa Sudah Lima Orang"

(amw/idh)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |