Menanti Penyelesaian Polemik Lapangan Padel Bising oleh Pemprov DKI

3 hours ago 2
Jakarta -

Lapangan padel di sejumlah wilayah permukiman Jakarta memicu polemik setelah warga mengeluhkan kebisingan. Salah satu keluhan warga muncul di kawasan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap operasional lapangan padel tersebut. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari pembatasan operasional hingga kemungkinan sanksi bagi pengelola yang melanggar ketentuan.

Keluhan kebisingan disampaikan warga yang tinggal di sekitar lapangan padel di kawasan Haji Nawi. Salah seorang warga bernama Naufal (27) mengatakan dirinya telah berulang kali melaporkan masalah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku tuh tadinya November satu laporan, Desember satu laporan, Januari sama Februari itu seminggu tiga kali laporan aku lewat JAKI gitu. Ya sudah, jadi karena banyaknya laporan-laporan yang sudah kita lakuin, dan sudah sempat ketemu juga sama pihak pengelola tanggal 31 Januari, tapi hasil mediasinya tidak membuahkan hasil lagi gitu," kata Naufal saat ditemui di kediamannya, Kamis (19/2).

Ia menyebut kebisingan terdengar sejak pagi hingga malam hari. Warga berharap kondisi lingkungan kembali tenang.

"Aku mengharapkan suasana sebelumnya yang tenang di rumah kami kembali seperti sedia kala. Tanpa adanya terdengar suara teriakan dari orang yang bermain padel dan suara bunyi raket memukul bola," ujarnya.

Pengelola Janji Pasang Peredam dan Batasi Operasional

Menanggapi keluhan tersebut, pihak pengelola menyatakan akan melakukan sejumlah langkah perbaikan. Perwakilan PT Kreasi Arena Indonesia, Fajar Ediputra, mengatakan operasional lapangan telah dibatasi.

"Kami membatasi jam operasional kami di bulan puasa ini menjadi kurang lebih memulai pembatasan operasional sampai 50 persen. Ini tujuannya juga kami lebih menghargai tetangga kami," kata Fajar kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).

Selain itu, pengelola juga berkomitmen memasang peredam suara. Warga juga mendapat informasi bahwa operasional lapangan akan dihentikan sementara selama Ramadan untuk mendukung proses pemasangan peredam suara.

"Kami akan memperkuat dinding kami supaya suara-suara yang dihasilkan dari lapangan padel itu bisa teredam di dalam tidak mengganggu apa yang ada di luar," jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Langkah Tegas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan telah meminta dinas terkait melakukan pengawasan terhadap lapangan padel yang dikeluhkan warga.

"Jadi secara khusus saya sudah meminta kepada dinas terkait yang melakukan pengawasan di lapangan urusan padel ini," ujar Pramono kepada wartawan di Taman Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan keputusan terkait operasional lapangan padel akan segera diambil.

"Besok hari Senin atau Selasa kami akan segera memutuskan bagi lapangan padel yang mengganggu ketertiban umum. Dan kemudian tidak mendapatkan persetujuan warga setempat dan kemudian juga izinnya tidak lengkap. Maka pemerintah DKI Jakarta akan mengambil langkah tegas," katanya.

Evaluasi Izin hingga Potensi Pencabutan Operasional

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lapangan padel, khususnya yang berada dekat permukiman warga.

"Terkait keluhan kebisingan dari lapangan padel, Gubernur DKI Jakarta Bapak Pramono Anung telah menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin dan operasional seluruh lapangan padel di wilayah DKI Jakarta, khususnya yang berlokasi dekat dengan permukiman warga," kata Stafsus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Pemprov DKI membuka kemungkinan pemberian sanksi tegas. Pemprov DKI mengatakan jika tida sesuai izin, maka izin lapangan padel bisa dicabut.

"Bapak Gubernur menegaskan bahwa lapangan padel yang terbukti mengganggu ketertiban umum, tidak sesuai izin, atau tidak memperoleh persetujuan dari warga sekitar akan ditindak tegas, termasuk kemungkinan pembatasan operasional hingga pencabutan izin jika diperlukan," ucapnya.

Pemprov DKI menargetkan proses evaluasi segera rampung. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar penyelesaian polemik sekaligus memastikan aktivitas olahraga tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan warga.

Saksikan Live DetikPagi:

Simak Video 'Drama Padel di Jaksel: Niatnya Bikin Sehat, Tapi Warga Susah Istirahat':

(wia/idn)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |