Jakarta -
Polisi menangkap tiga anggota komplotan maling motor yang melepaskan tembakan ke warga di Palmerah, Jakarta Barat. Polisi mengungkap kondisi warga yang menjadi korban tertembak.
"Alhamdulillah, kondisinya semakin hari semakin membaik. Mudah-mudahan beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).
Tiga orang yang ditangkap berinisial VV (33), RC (43), dan AA (31). Polisi menyampaikan apresiasinya terhadap warga yang ikut menjaga lingkungan dari tindak kejahatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mari kita sama-sama berdoa terlebih dahulu untuk salah satu korban, masyarakat yang terkena tembakan pelaku," tutur Iman.
"Apresiasi kami dari Polda Metro Jaya atas keberanian yang luar biasa dan kepekaan terhadap lingkungan, kesadaran untuk menjaga lingkungan, Jaga Jakarta ini yang sangat luar biasa partisipasi dari masyarakat," imbuhnya.
Peristiwa pencurian motor terjadi Rabu (7/1) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB, di Jalan Andong II, Palmerah, Jakbar. Dua pelaku pencurian sepeda motor beraksi dengan cara membobol motor warga yang terparkir di garasi rumah.
Aksi tersebut dipergoki pemilik motor dan warga sekitar. Sejumlah warga berupaya menggagalkan pencurian dengan menarik sepeda motor yang hendak dibawa kabur.
Salah satu pelaku sempat terjatuh ketika dikejar warga. Namun situasi mencekam saat pelaku lain mengeluarkan pistol dan melepaskan tembakan ke arah warga.
"Pada saat ada yang bantu, warga ketembak kakinya sama senjatanya itu, seperti itu," ungkap Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora.
Tim Jatanras Polda Metro Jaya bersama polres dan polsek setempat kemudian dikerahkan untuk memburu pelaku. Setelah melakukan pengejaran, polisi menangkap para pelaku di lokasi berbeda.
Pelaku bernama Vebran Vernando (VV) ditangkap di sebuah homestay kawasan Yogyakarta pada Jumat (9/1). Sementara itu, pelaku lain bernama Robi Candra (RC) ditangkap di Cimahi, Jawa Barat, pada Sabtu (10/1) dini hari.
Polisi juga menangkap satu tersangka lain berinisial AN atau AA yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. AA memiliki peran membantu proses penadahan sepeda motor hasil curian VV dan RC
"Para tersangka dibawa ke Subdit Umum Jatanras PMJ untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Minggu (11/1).
(kuf/idn)

















































