Komitmen Ormas Jaga Jakarta, Kompak Bareng Polda Metro Tolak Aksi Anarkis

3 days ago 7
Jakarta -

Beberapa waktu lalu berbagai elemen organisasi kemasyarakatan (ormas) hingga buruh di Jakarta menyatakan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Bersama jajaran Polda Metro Jaya, semua sepakat menolak segala bentuk aksi anarkisme demi menjaga kekhusyukan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Komitmen ini mereka sampaikan dalam apel siaga kamtibmas 'Jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia' di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2) lalu, yang dihadiri seluruh pejabat utama Polda Metro Jaya dan jajaran. Masyarakat yang hadir dalam apel ini terdiri dari persatuan satpam, persatuan ojek online, Satkamling, buruh, elemen organisasi masyarakat, hingga sejumlah pramuka dan pelajar.

Kelompok Masyarakat Komitmen Jaga Jakarta dari Aksi AnarkisKelompok Masyarakat Komitmen Jaga Jakarta dari Aksi Anarkis Foto: (dok istimewa)

Mereka juga turut membacakan Deklarasi Kamtibmas sebagai bukti komitmen mereka menjaga Jakarta dari aksi anarkis. Deklarasi ini dibacakan oleh salah satu perwakilan ormas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok Masyarakat Komitmen Jaga Jakarta dari Aksi AnarkisKelompok Masyarakat Komitmen Jaga Jakarta dari Aksi Anarkis Foto: (dok istimewa)

Berikut naskah deklarasi yang dibacakan:

Deklarasi Kamtibmas. Dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia, kami, Pokmas se-Jakarta menyatakan sikap.

Satu, bersama Polri menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat

Dua, mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif

Tiga, siap melaporkan segala bentuk ancaman dan tindakan aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat

Empat, siap mendukung program-program Presiden untuk meningkatkan perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat

Lima, siap bersama jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah dalam jaga Ibu kota Jakarta untuk Indonesia

Kelompok Masyarakat Komitmen Jaga Jakarta dari Aksi AnarkisKelompok Masyarakat Komitmen Jaga Jakarta dari Aksi Anarkis Foto: (dok istimewa)


Pesan Kapolda Metro

Apel ini langsung dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. Dia mengajak seluruh kelompok masyarakat dapat bersama-sama memberikan kontribusi menjaga lingkungan untuk mewujudkan Cipta kondisi yang terukur terkoordinasi dan berkelanjutan.

"Apel ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita semuanya dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, supaya seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dalam situasi yang aman tertib damai dan kondusif," kata Asep.

"Sebagaimana tema yang kita usung 'Jaga Jakarta Untuk Indonesia',berarti semangat untuk menjaga wilayah kita dari berbagai potensi ancaman dan gangguan sehingga kota Jakarta sebagai wajah bangsa dapat status aman," lanjutnya.

Asep menjelaskan, situasi lingkungan yang kondusif hanya akan terwujud jika semua elemen bergerak dalam satu frekuensi dan satu komando untuk saling menjaga serta saling mengingatkan dan saling mendukung dalam menjelang bulan suci Ramadan.

"Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kita," ujar Asep.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan lima pesan dalam Apel Siaga Kamtibmas 'Jaga Ibu Kota Jakarta Untuk Indonesia'. (dok Istimewa)Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan lima pesan dalam Apel Siaga Kamtibmas 'Jaga Ibu Kota Jakarta Untuk Indonesia'. (dok Istimewa)

Jenderal bintang dua itu juga mengajak seluruh kelompok masyarakat membuktikan bahwa Ramadan bukan hanya momentum untuk beribadah, tetapi juga momen menjaga ketenangan sosial di lingkungan. Irjen Asep menekankan pentingnya komitmen kolektif agar seluruh rangkaian ibadah masyarakat dapat berjalan dengan tenang dan damai.

"Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama membuktikan bahwa Ramadan bukan hanya momentum untuk beribadah, tetapi juga bulan ketika keteduhan sosial kita hadir secara nyata, baik di kampung, di jalan, di tempat kerja, dan di ruang digital," katanya.

Dalam kesempatan ini, Irjen Asep juga menginstruksikan jajarannya dan seluruh mitra keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan melalui Satkamling dan Pokdar Kamtibmas. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi gangguan seperti tawuran atau konflik antar-warga yang kerap muncul di bulan puasa.

"Aktifkan kewaspadaan lingkungan. Lakukan pencegahan sejak dini terhadap potensi tawuran, konflik, maupun gangguan ketertiban lainnya," tegasnya.

Selain soal keamanan fisik, dia turut mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Ia meminta warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks selama bulan suci.

"Patuhi aturan, hormati sesama, jaga sikap di ruang publik, serta jaga etika di ruang digital. Saring informasi sebelum dibagikan," pintanya.

(zap/hri)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |