Ketua MPR dan Ulama Temui Dubes Saudi, Bahas Haji hingga Situasi Timteng

6 hours ago 15

Jakarta -

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama sejumlah ulama menemui Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk RI Faisal Abdullah Al Amoudi. Pertemuan tersebut membahas persiapan haji hingga situasi di Timur Tengah.

"Hari ini Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Republik Indonesia di Jakarta mengundang para pimpinan pondok pesantren, para alim, para ulama, para kiai, dan para masyayikh di kediaman beliau yang maksudnya adalah untuk halalbihalal, bersilaturahmi, sambil mendengarkan berbagai macam pandangan dari para ulama, para kiai, tentang beberapa hal yang terkait dengan situasi terakhir seperti kondisi di Timur Tengah, kemudian tentang kesiapan Pemerintah Saudi di dalam hal menyelenggarakan ibadah haji," ujar Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Rumah Dinas Dubes Arab Saudi untuk RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muzani menyebut situasi di Timur Tengah menyebabkan RI mengalami berbagai masalah, terutama masalah ekonomi. Hal tersebut, katanya, membuat Indonesia bertanya apakah musim haji bisa diselenggarakan dengan lancar.

"Akibat perang yang berkepanjangan itu, kita rakyat Indonesia dan umat Islam di Indonesia telah mengalami berbagai macam problem terutama berkaitan dengan ekonomi. Para ulama, para kiai yang tiap hari berkeluh bersama para santri dan rakyat mengalami situasi itu. Termasuk kita sendiri bertanya apakah musim haji tahun ini bisa diselenggarakan dengan baik," katanya.

Muzani menegaskan RI terus mendorong adanya upaya diplomasi untuk mencapai titik damai di Timur Tengah. Dia mengatakan Presiden Prabowo juga menyampaikan hal tersebut kepada sejumlah pemimpin di Timur Tengah.

"Tapi menjadi kewajiban kita Indonesia dengan politik bebas aktif untuk terus-menerus mencari titik temu dan titik damai agar diplomasi menjadi cara untuk menyelesaikan semua perbedaan. Pendirian itu juga disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam banyak hubungan personal dan telepon dengan para pemimpin negara-negara Arab termasuk Iran," katanya.

Dalam kesempatan ini, Muzani juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Arab Saudi yang bertekad agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar. Dia menyebut para ulama terus memberikan dukungan kepada Pemerintah Arab Saudi untuk kelancaran ibadah haji.

"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Saudi Arabia karena Pemerintah Saudi Arabia bertekad agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 diselenggarakan sesuai dengan rencana dengan jaminan kelancaran, keamanan, ketertiban dalam hal menyelenggarakan proses ibadah haji," katanya.

"Karena itu segala macam upaya untuk suksesnya penyelenggaraan ibadah haji, para ulama, para kiai memberikan support terhadap Pemerintah Saudi Arabia, terutama kepada dua penjaga tanah suci yakni Raja Saudi Arabia dan Putra Mahkota Arab Saudi," sambungnya.

Lihat juga Video: Wapres Bertemu Dubes Saudi, Bahas Haji hingga Ekspor Produk Halal

(zap/zap)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |