Ketua MPR Buka LCC Empat Pilar di Jatim, Beri 5 Pesan Ini ke Peserta

4 hours ago 3

Jakarta -

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Jawa Timur, hari ini. Acara tersebut diselenggarakan untuk melatih keberanian, kemampuan berpikir, dan penguasaan materi kebangsaan bagi para peserta yang mayoritas siswa SMA.

"Bukan tentang menang, bukan tentang kalah, tetapi tentang keberanian saudara tampil mewakili daerah-daerah dan menguasai materi yang saudara kuasai," kata Ahmad Muzani dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, Indonesia ke depan membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif, inovatif, berakhlak, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, dia menyampaikan lima pesan penting kepada para peserta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, menjadi penjaga Pancasila. Muzani menekankan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama bangsa yang tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Indonesia.

"Tanpa Pancasila, tidak ada Indonesia. Tidak ada Indonesia tanpa Pancasila," tegasnya.

Dia juga mengingatkan bahwa pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup hanya sebatas hafalan. Pemahaman Pancasila harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Kedua, menghormati konstitusi dan menjaga demokrasi dengan menjadikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai pedoman dalam kehidupan bernegara. Kemudian, ketiga, Muzani mengajak generasi muda untuk terus merawat persatuan di tengah keberagaman.

"Kita satu, tapi kita berbeda. Kita berbeda, tapi kita bertujuan untuk satu," katanya.

Keempat, Muzani berpesan agar para peserta menjadi generasi digital yang berakhlak. Dia menyoroti pentingnya penggunaan teknologi, khususnya gawai, secara bijak agar tidak merusak persatuan, melainkan memperkuat kreativitas dan kebersamaan.

Kelima, berani bermimpi dan bekerja keras untuk mewujudkannya. Muzani menilai masa SMA sebagai fase penting menuju masa depan yang lebih besar.

"Berani bermimpi dan berusaha dengan keras adalah kunci untuk meraih masa depan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Muzani berharap agar pada tahun 2045 saat Indonesia memasuki usia 100 tahun, para peserta saat ini telah menjadi tokoh-tokoh hebat di berbagai bidang.

Dia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi pribadi yang bermanfaat, setidaknya bagi lingkungan terdekat.

"Jika tidak bisa memberi manfaat bagi lingkungan, jadilah orang yang bermanfaat bagi keluarga. Jika tidak mampu, minimal jangan merepotkan siapapun," jelasnya.

Sementara, Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur. Dia pun menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.

Khofifah juga mengatakan LCC Empat Pilar merupakan bagian dari investasi ideologis untuk menyiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

"Ini adalah investasi ideologis yang sangat penting bagi keberlanjutan bangsa Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan pentingnya generasi muda saat ini memegang peran strategis di tengah tantangan globalisasi, disrupsi teknologi, dan derasnya arus informasi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi fondasi utama.

"Empat Pilar Kebangsaan ini bukan sekadar untuk dihafal, tetapi untuk dihidupkan dalam sikap, tindakan, dan setiap keputusan," tegasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjutnya, terus berupaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui berbagai program. Menurutnya, hal itu termasuk dalam penguatan pendidikan karakter, literasi digital, serta dialog lintas budaya.

LCC Empat Pilar MPR diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berideologi, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

"Kami meyakini bahwa kecerdasan tanpa karakter akan rapuh, sedangkan kecerdasan yang berakar pada nilai kebangsaan akan melahirkan kepemimpinan yang kokoh dan berkelanjutan," ungkapnya.

Sebagai informasi tambahan, acara itu turut dihadiri oleh anggota MPR RI dari Fraksi Gerindra Anwar Sadad, anggota MPR RI dari Fraksi PAN Syaiful Nuri, Gubernur Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Adi Sarono, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Hidayat, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso, dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai.

Turut hadir Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI Wachid Nugroho, Kepala Biro Umum Setjen MPR RI Herry Putra, dan Kepala Bagian Sekretariat Badan Penganggaran, Fraksi dan Kelompok DPD Setjen MPR RI Adi Christianto Depparinding.

Ajang ini juga dihadiri para peserta lomba dari sembilan sekolah yang berhasil lolos LCC Tingkat Provinsi Jawa Timur yaitu SMA Negeri 1 Pandaan, SMA Negeri 15 Surabaya, SMA Negeri Jogoroto, SMA Negeri 1 Rogojampi, MAN 2 Kota Malang, MAN 1 Jember, SMAN 1 Balongpanggang, SMA Negeri 2 Mojokerto, dan SMA Negeri 1 Pacitan.

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |