Kemenkop Dorong Kopdes Merah Putih Sleman Jadi Model Nasional

2 hours ago 4

Jakarta -

Kementerian Koperasi mendorong penguatan ekosistem bisnis, digitalisasi, dan pengembangan produk lokal di Koperasi Desa Merah Putih Tamanmartani, Sleman, Yogyakarta. Langkah ini diharapkan menjadikan Kopdes Sleman sebagai model sukses operasional koperasi desa secara nasional.

Dalam seremoni peluncuran produk HIPMI di Kopdes Merah Putih, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menegaskan bahwa Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman, harus menjadi contoh terbaik dalam membangun ekosistem bersama Kopdes Merah Putih.

Produk HIPMI DIY yang dijual di Kopdes Merah Putih Tamanmartani meliputi sembako seperti ayam potong, telur asin, roti, beras, minyak, dan gula. Menkop mendorong Kopdes untuk mulai mengadopsi teknologi dan digitalisasi agar operasional semakin berkembang, sekaligus memperkuat kapasitas SDM pengelola, pengurus, dan pengawas. Kementerian Koperasi pun siap mendukung dengan berbagai pelatihan peningkatan kualitas SDM koperasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sistemnya harus disiapkan betul, termasuk serah terima barang, digitalisasi, hingga SDM. Lima Kopdes di Kabupaten Sleman ini harus kita jadikan model," kata Ferry dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/2/2026).

Ferry menekankan keberhasilan Kopdes bukan diukur dari banyaknya bangunan, melainkan dari kualitas operasional dan manfaat nyata bagi anggota. Ia berharap Kopdes di Yogyakarta, khususnya Sleman, dapat berfungsi optimal dan benar-benar memberikan dampak positif ke depan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong pengembangan produk-produk lokal di Sleman untuk masuk ke jaringan Kopdes Merah Putih. Pemerintah ingin koperasi berfungsi layaknya ritel modern yang menjual produk masyarakat setempat sehingga pelaku usaha lokal di wilayah sekitar Kopdes dapat tumbuh bersama.

Lebih jauh, Ferry memberi dorongan kuat agar koperasi tidak hanya bergerak pada sektor perdagangan, tetapi juga sektor produksi. Ia menyampaikan komitmennya mendukung pembangunan industri kecil di Sleman, termasuk pabrik kecap.

"Kalau ada yang berniat membuat pabrik kecap, saya akan bantu supaya berdiri. Produk-produk itu nanti bisa dijual melalui koperasi desa," tegasnya.

Ia menegaskan selain penguatan SDM, Kemenkop melalui LPDB Koperasi siap mendukung pembiayaan bagi koperasi yang fokus pada sektor produktif. Dengan bergerak di sektor ini, dampak multiplayer effect usaha koperasi akan lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

"Harapannya Sleman siap memperkuat dan mengembangkan potensinya dan kami siap memberikan dukungan pembiayaan melalui LPDB," katanya.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas komitmen Kemenkop dalam upaya mendukung kemajuan Kopdes Merah Putih di Sleman Yogyakarta. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga pelaku usaha agar koperasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Harda berharap arah kebijakan terkait koperasi desa ke depan bisa lebih terintegrasi dan memberi ruang gerak yang lebih besar bagi operasi Kopdes Merah Putih.

"Semoga kebijakan yang akan terbit maupun yang belum terbit benar-benar memberikan ruang gerak agar koperasi dapat berjalan dengan baik," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI DIY Ekawati Rahayu Putri menegaskan komitmen dunia usaha dalam mendukung suplai produk bagi koperasi desa.

Saat ini HIPMI tengah mengolah berbagai komoditas untuk didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan UMKM lokal agar produk mereka masuk jaringan koperasi. Dukungan ini diharapkan memperkuat rantai pasok di tingkat lokal maupun nasional.

"Kami sedang mengolah beras, kecap, saus, seluruh lini yang ada dapat disuplai oleh HIPMI. Kami berkomitmen bersinergi dengan koperasi dan Kemenkop," ujarnya.

Ketua Kopdes Merah Putih Tamanmartani, Mawardi, menyampaikan bahwa koperasi yang dipimpinnya telah berjalan dengan 1.412 anggota. Namun, ia menilai operasional masih membutuhkan dukungan lebih besar, termasuk dari Kemenkop dan HIPMI, serta berharap HIPMI dapat membantu suplai produk dan memperluas jaringan pemasaran koperasi.

Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan jaringan Koperasi Merah Putih, Mawardi berharap Kopdes Merah Putih Kelurahan Tamanmartani dapat menjadi salah satu penggerak utama pemberdayaan ekonomi masyarakat di Sleman.

(prf/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |