Kantor-kantor Pemkab Aceh Tamiang Dibersihkan, Progres Capai 30%

21 hours ago 3

Jakarta -

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Tim Pemulihan Aceh Kementerian Dalam Negeri, Ulung Sampurna Jaya menyampaikan progres pembersihan kantor-kantor pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang telah mencapai sekitar 30 persen. Pembersihan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan aktivitas pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Adapun kegiatan pemulihan tersebut melibatkan ribuan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri. Tim gabungan tersebut dikerahkan secara bertahap sejak akhir pekan lalu.

Ulung menjelaskan Praja IPDN diberangkatkan dalam dua gelombang, masing-masing pada tanggal 3 dan 4 Januari 2026. Kegiatan pemulihan secara aktif dimulai sejak Senin (5/1) dengan menetapkan sejumlah target operasi di berbagai titik perkantoran pemerintahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Ada) 27 target operasi dan seluruhnya sudah dikerjakan," ujar Ulung dalam keterangannya, Kamis (8/1/2025).

Hal tersebut disampaikan Ulung saat mengunjungi Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (7/1/2026).

Lebih lanjut, Ulung menjelaskan capaian progres tersebut didorong oleh selesainya sebagian besar pekerjaan manual yang dilakukan oleh praja IPDN. Sementara pekerjaan lanjutan di area luar ruangan, khususnya pengangkutan lumpur, akan dilakukan oleh bantuan alat berat.

Ia menambahkan, sejumlah kantor pemerintahan telah dinyatakan selesai dibersihkan dan siap beralih ke tahap pemulihan berikutnya. "(Untuk kantor) Bappeda dan Dinas Kesehatan dinyatakan hari ini clear, dan dilanjutkan dengan kantor-kantor dinas lainnya," jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Ulung menyebut setiap titik operasi melibatkan rata-rata 2 pleton praja IPDN. Jumlah ini menyesuaikan dengan luas dan tingkat kerusakan lokasi.

Selain itu, IPDN juga menyiagakan sejumlah praja untuk memperkuat titik-titik yang membutuhkan tambahan personel. "Apabila daerah (area) itu membutuhkan praja yang lebih besar (banyak), maka itu akan ditambah," papar Ulung.

Ulung pun menjabarkan pola kerja yang diterapkan di lapangan. Adapun Praja melaksanakan pekerjaan teknis dengan pendampingan langsung Kasat Dharma dan pengawasan Kasat Wira. Hal tersebut bertujuan agar seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana.

Dengan dukungan alat berat yang terus dioptimalkan, Ulung optimistis seluruh target pemulihan dapat selesai dalam waktu relatif singkat. "Apabila memang alat berat lengkap dan cuaca mendukung, insyaallah dalam waktu 10 hari bisa diselesaikan. Saya rasa optimistis kalau melihat progres (yang ada)," pungkasnya.

(akd/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |