Kakak Kenang Sosok Olen Pramugari Korban Pesawat ATR: Dia Suka Bantu Orang

4 hours ago 3
Jakarta -

Pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono atau Olen (33) menjadi korban tewas dalam peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Kakak Olen, Natasya Wibisono, mengenang adiknya sebagai sosok yang ceria dan suka membantu orang.

"Adik aku itu sosok yang ceria. Dia suka bantu orang. Walaupun mungkin dia nggak ada, dia selalu usahakan untuk orang lain," kata Natasya di Rumah Duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara, Kamis (22/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Natasya berterima kasih atas doa dari kerabat Olen. Dia mengatakan keluarga masih berupaya belajar ikhlas.

"Walaupun sampai dia nggak ada, saya masih nggak percaya. Tapi belajar untuk terima, ikhlas. Banyak komen yang masuk yang mungkin saya nggak bisa lihat satu-satu. Cuma sekilas-sekilas. Tapi semua orang bilang dia adalah sosok yang baik," ujarnya.

Natasya mengatakan Olen bahagia saat mulai bekerja di maskapai baru. Dia mengatakan Olen sering bercerita dirinya senang bertemu dengan orang-orang baik di tempat kerjanya.

"Mungkin dia baru pindah tiga bulan belakangan di Indonesia Air Transport. Tapi hampir setiap hari hubungi saya. Dia cerita, gimana dia happy di sana. Ketemu banyak orang baik," tuturnya.

Kakak ipar Olen, Felix Agoes, mengatakan keluarga bangga pada Olen. Dia mengatakan Olen selalu bekerja dan berbuat baik.

"Mungkin bagi kami ngelihatnya kematiannya tragis gitu ya cara matinya. Tapi ketika ngelihat semua respons baik teman-teman, sahabat, saudara, saya rasa cara hidup Olen lebih baik, diinginkan, karena cara hidupnya memberkati banyak orang. Jadi perpanjangan kasihnya Tuhan buat banyak orang. Itu yang kami banggakan. Jadi anugerah yang besar kami sebagai kakak punya adik seperti Olen," ujarnya.

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hilang kontak dalam penerbangan rute Yogyakarta-Makassar pada Sabtu (17/1) siang. Pesawat tersebut hilang kontak saat berada di Kabupaten Maros.

Pesawat tersebut kemudian diketahui jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Pada Minggu (18/1), puing-puing pesawat ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung. Pesawat ini diawaki tujuh orang dan tiga penumpang. Jenazah enam korban telah ditemukan.

Lihat juga Video Identifikasi Jenazah Pramugari ATR 42-500: Florencia Lolita Wibisono

(haf/haf)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |