Istri Kenang Andri Damkar Jaktim yang Gugur: Ayah Istimewa bagi Anak-anak

6 hours ago 1

Jakarta -

Andriyono (37), petugas pemadam kebakaran (damkar), gugur dalam menjalankan tugas pemadaman di tempat pembuangan sementara (TPS) liar di Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim). Sang istri, Linda (43), mengenang sosok Andri sebagai suami dan ayah yang pendiam tapi istimewa.

"Emang kalau dilihat ya sekilas, kalau orang lihat gitu ya, Bapak orangnya pendiam. Cuma kalau buat keluarga, buat anak ya, apalagi anaklah, istimewalah buat anaknya dia. Dia ayah yang paling istimewa," kata istri Andri, Linda, saat ditemui di kediamannya, Ciracas, Jaktim, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Linda mengatakan Andri tak pernah mengeluh dengan tanggung jawab yang diembannya sebagai seorang pemadam. Andri, kata Linda, justru lebih sering menyampaikan kepadanya soal tugas seorang damkar yang harus bisa mencegah terjadinya perluasan dalam insiden kebakaran.

Suaminya itu, kata dia, juga sosok yang benar-benar memiliki dedikasi dalam pekerjaannya. Andri selalu memegang teguh slogan damkar, 'Pantang Pulang Sebelum Padam'.

"Pemadam punya logo ya, 'Pantang pulang sebelum padam', itu logonya Pemadam. Nah, itu diterapkan lah pada dirinya dia sendiri," tutur Linda.

Linda juga menceritakan suaminya begitu dekat dengan anak-anaknya. Meski harus siap siaga kapan pun dalam bertugas, Andri tetap memaksimalkan waktu untuk menemani anak-anaknya di rumah saat Linda sedang bekerja.

"Jadi dia dekat sama anak-anak. Dua putri-putrinya, dekat, sering bercanda. Karena saya nggak ada (di rumah), kerja, jadi dia yang nemenin anak-anak gitu. Jadi dia pulang kerja, ya dia nemenin anak-anak. Saya pulang, baru dia pergi main. Hobi-hobi dia, hobi dia catur," ujar Linda.

Andri pun punya keinginan agar anak-anaknya bisa berhasil dalam kehidupan. Salah satu keinginannya, kata Linda, Andri ingin putrinya menjadi seorang dokter.

"Abinya ini pengin Aisyah itu jadi dokter, Alya itu, 'Kakak boleh pilih sendiri, jadi pengusaha nggak apa-apa', katanya," imbuh Linda.

Sebagai informasi, Andriyono menjadi salah satu petugas yang ikut melakukan pemadaman saat kebakaran melanda TPS liar di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Sabtu (1/3). Andri gugur setelah sempat jatuh tak sadarkan diri saat proses pemadaman tengah berlangsung.

Andri sempat diberikan pertolongan pertama oleh petugas di lokasi. Sampai akhirnya dibawa ke rumah sakit Harapan Bunda dan mengembuskan napas terakhir di sana.

(kuf/lir)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |