Iptu Jodie, Bendahara Polres Tomohon yang Dikenal Nggak Neko-neko

2 days ago 3
Jakarta -

Kasi Keuangan Polres Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), Iptu Jodie Ferdinand Kairupan, dinilai sebagai sosok polisi jujur dalam menjalankan tugasnya. Ia telah mendapat sejumlah penghargaan atas kinerja baiknya.

Karena kiprahnya, Iptu Jodie diusulkan dalam Hoegeng Awards 2026 oleh anggota Bhayangkari Polres Tomohon Femmy Turambi. Iptu Jodie disebut ramah dan suka membantu rekan kerjanya, termasuk ibu-ibu Bhayangkari Polres Tomohon.

Polisi yang berintegritas, berdedikasi, jujur, ramah, sopan, bertanggung jawab dalam tugas yang diembanya sudah terbukti, suka membantu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dihubungi terpisah, Femmy mengaku terkesan dengan kebaikan, kejujuran, dan keramahan Iptu Jodie. Femmy merupakan istri dari salah satu rekan kerja Iptu Jodie di Polres Tomohon.

"Jadi saya kenal betul dengan Iptu Jodie Kairupan, orangnya memang jujur, ramah, baik hati terhadap rekan kerja maupun terhadap kita ibu-ibu Bhayangkari Polres Tomohon," kata Femmy kepada detikcom, Jumat (20/2/2026).

Menurut Femmy, Iptu Jodie sangat terbuka dengan rekan-rekannya dalam hal tugasnya sebagai bendahara polres. Iptu Jodie disebut suka membantu memberi solusi para personel yang bermasalah terkait keuangan, namun ia juga tak segan meminta maaf jika salah.

"Sikap jujur yang dilakukan beliau apabila terjadi kesalahan terutama di bidang keuangan (santunan duka), beliau memberitahukan dan berani meminta maaf dan menjelaskan tanpa menutup-nutupi," ucap Femmy.

"Kalau terhadap rekan kerjanya, sikap baik hati yang ditunjukan apabila ada anggota mengeluh tentang keuangan, beliau selalu membantu dengan memberi solusi terbaik, bagaimana mengatasi masalah keuangan yang kami hadapi," tambahnya.

Senada dengan Femmy, Pendeta Eva Korompis juga memuji kebaikan, kejujuran hingga prestasi dari Iptu Jodie. Pendeta Eva merupakan tokoh masyarakat di tempat tingga Iptu Jodie, yakni di Desa Tumpaan Dua, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

"Memang sosok atau profil dari Pak Jodie itu orangnya memang sangat bersahabat. Dia mampu menyesuaikan dengan lingkungan yang ada," kata Pendeta Eva.

Dia menilai Iptu Jodie sosok polisi yang bertanggung jawab atas tugasnya. Menurutnya, tanggung jawab dan dedikasi Iptu Jodie untuk Polri sangat total hingga dibuktikannya dengan sejumlah prestasi.

"Ketika dia ditempatkan di Polres Tomohon, apalagi dia dipercayakan sebagai kepala seksi keuangan. Ketika dia diberi tanggung jawab, maka ada prestasi yang bisa diraih oleh Pak Jodie," ucapnya.

Di luar tugas sebagai anggota Polri, Iptu Jodie disebut sebagai sosok pria yang religius. Pendeta Eva menyebut Iptu Jodie aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya.

"Pak Jodie juga sebagai bagian dari masyarakat dan jemaat bahwa ia aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan, lebih khusus lagi di komisi pria kaum bapa. Pak Jodie dipercayakan sebagai asisten bendahara komisi pria kaum bapa tingkat jemaat. Selain itu juga dia dipercayakan sebagai bendahara kerukunan Perum Matuari Tumpaan Permai," ujarnya.

Pendeta Eva pun berpesan agar Iptu Jodie menjaga integritasnya sebagai anggota Polri. Dia juga ingin Iptu Jodie semakin konsisten dalam menjaga dan mengayomi masyarakat.

"Tentunya apa yang sudah dia bisa raih selama ini, itu bukan karena kekuatan kehebatannya dia sebagai manusia ya, tetapi itu hanya karena Tuhan lah, sehingga dia bisa menerima berbagai penghargaan-penghargaan ini," katanya.

Sementara itu, Kabag Binkar Biro SDM Polda Sulut AKBP Lerry Tutu menilai kinerja Iptu Jodie sangat baik. Sebelum pindah tugas ke Polda Sulut, AKBP Lerry merupakan Kapolres Tomohon, yang artinya atasan langsung dari Iptu Jodie.

"Jadi kalau dalam tugasnya, tentunya menurut penilaian kami sangat baik. Kenapa bisa kami bilang baik? Buktinya banyak penghargaan yang sudah diperoleh, baik dari tingkat Polda, Kapolri langsung dan yang terakhir tingkat Mabes (Polri)," ucap AKBP Lerry.

Kasi Keuangan Polres Tomohon AKP Jodie Ferdinand KairupanKasi Keuangan Polres Tomohon AKP Jodie Ferdinand Kairupan Foto: dok. Istimewa

AKBP Lerry menilai Iptu Jodie juga bisa menjalin hubungan baik dengan anggotanya. Sehingga kinerja personel keuangan Polres Tomohon sangat solid dan kompak.

"Dalam pelaksanaan tugas kadang-kadang ada namanya piket pawas, yang bersangkutan itu betul-betul melaksanakan, kami pantau selalu ada," ujar Lerry.

"Jadi Pak Jodie ini kan tinggalnya kan sebenarnya di Minahasa Selatan, yang notabene jaraknya mungkin sekitar 1,5 jam sampai 2 jam dari Kota Tomohon. Namun selama kami sama-sama di Tomohon, kami melihat bahwa lebih banyak beliau di Tomohonnya dibanding di rumahnya sendiri. Intinya beliau selalu stay di Tomohon, jarang pulang ke Minahasa Selatan," sambungnya.

Di mata AKBP Lerry, Iptu Jodie juga sosok anggota yang religius. Menurutnya, Iptu Jodie aktif dalam mengikuti kegiatan rohani.

"Dia orangnya memang enggak neko-neko, kerja baik, hubungan baik, semuanya baik," tegasnya.

Iptu Jodie Kairupan merupakan salah satu kandidat Hoegeng Corner 2025 yang diusulkan oleh SDM Polres Tomohon. Dia diusulkan karena dinilai berintegritas tinggi sehingga Polres Tomohon mendapatkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna.

Sejak menjabat Kasi Keuangan Polres Tomohon, Iptu Jodie telah menerima sejumlah penghargaan. Pada 2024, Iptu Jodie menerima penghargaan Kapolri sebagai Bendahara Satker yang memperoleh Nilai Capaian IKPA Sempurna (100) pada T.A. 2024 Kategori Pagu Sedang.

Iptu Jodie mengatakan dia selalu menanamkan nilai-nilai kejujuran dalam bekerja. Dia mengatakan pengelolaan keuangan harus sesuai dengan undang-undang.

"Pertama kan saya harus bekerja dengan giat, jujur, kemudian disiplin. Kan kalau di keuangan itu ada peraturan-peraturan, mulai dari undang-undang keuangan negara, perbendaharaan, peraturan Menteri Keuangan itu dari tahun ke tahun pasti ada pembaharuan, kemudian peraturan Dirjen Perbendaharaan itu ganti-ganti, ada update, itu harus kita ikuti, kita pelajari," kata Jodie saat berbincang dengan detikcom pada Oktober 2025 lalu.

Kasi Keuangan Polres Tomohon AKP Jodie Ferdinand KairupanKasi Keuangan Polres Tomohon AKP Jodie Ferdinand Kairupan Foto: dok. Istimewa

Jika menemukan permasalahan atau hambatan dalam mengelola aplikasi keuangan, Iptu Jodie selalu berkoordinasi dengan atasan. Dia juga berkoordinasi dengan pihak Kanwil Kementerian Keuangan.

"Kemudian yang berikutnya apabila menemukan permasalahan atau hambatan terkait dengan aplikasi pengelola keuangan itu kami selalu berkoordinasi dengan pembina fungsi keuangan, itu setiap Polda ada Bidkeu, kalau Kemenkeu di daerah ada KPPN, berkoordinasi dengan KPPN, kalau KPPN tidak bisa solusi ke ke kantor wilayah," tutur dia.

Iptu Jodie berdinas di bidang keuangan sejak 8 tahun yang lalu. Dia menjabat Kasi Keu Polres Tomohon sejak 2022.

"Kalau di bawah saya itu kan saya Kepala Seksi Keuangan, saya ada staf ada 4. Saya sampaikan kepada mereka ya bekerjalah dengan jujur, berintegritas," jelasnya.

Jodie senantiasa mengingatkan kepada diri sendiri dan anak buahnya untuk selalu menjaga nilai-nilai kejujuran. Menurut dia, mengurus keuangan tidaklah mudah.

"Jadi, namanya kita kan pegang uang, apalagi uang negara, jadi saya tanamkan dalam diri, apabila ada keperluan saya tidak akan menggunakan uang ini, saya berusaha untuk jujur," jelasnya.

Jodie mengaku sempat ada pihak yang mencoba untuk menggodanya 'bermain-main' dengan anggaran. Namun Jodie menekankan bahwa amanah sebagai bendahara polres harus dijalankan dengan penuh integritas.

"Ada yang sampaikan 'coba kamu kan bisa pinjam uang itu dulu, nanti diganti berapa bulan kemudian', saya bilang, janganlah kan uang negara," tutur dia.

"Tantangan ya namanya mengelola keuangan negara kan kita pegang uang, jadi banyak godaanlah, kalau namanya bendahara kan. Tapi Puji Tuhan, aman-aman lah, sampai sekarang tidak ada masalah, tidak ada laporan ke Propam, atau ke inspektorat, Irwasda, aman-amanlah," katanya.

Selama menjabat Kasi Keuangan Polres Tomohon, Iptu Jodie meraih sejumlah penghargaan. Berikut ini daftarnya:

1. Penghargaan Satker Peringkat 1 IKPA Semester I Tahun 2023 kategori pagu Rp 25-50 miliar Rupiah dari KPPN Manado.
2. Penghargaan Satker Terbaik dalam penyampaian LPJ Bendahara Pengeluaran Semester I Tahun 2023 dari KPPN Manado.
3. Penghargaan Satker IKPA Terbaik 1 kategori Pagu Besar Tahun 2023 dari Kanwil DJPB Sulut Kemenkeu.
4. Penghargaan Satker Terbaik dalam penyampaian LPJ Pengeluaran Triwulan III Tahun 2023 dari Kanwil DJPB Sulut Kemenkeu.
5. Penghargaan dari Kapolri sebagai Bendahara Satker yang memperoleh Nilai Capaian IKPA Sempurna (100) pada T.A. 2024 Kategori Pagu Sedang (Satker dengan pagu Rp 1,5 miliar sampai dengan Rp 50 miliar).

Tonton juga video "Bripka Annas Minta Pindah Tugas ke Poso, Kapolri Langsung Wujudkan"

(fas/knv)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |