I'tikaf di Masjid Mulai Kapan? Simak Waktunya di Ramadan 2026

4 days ago 4

Jakarta -

Iktikaf di masjid menjadi salah satu ibadah yang paling dinanti selama bulan Ramadan. Di bulan suci ini, banyak umat Islam mulai mencari tahu kapan waktu terbaik untuk melaksanakan iktikaf agar ibadah yang dijalankan lebih optimal.

Memahami waktu serta niat dan tata cara iktikaf penting agar pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan. Selain itu, ibadah sunah ini memiliki keutamaan besar, terutama saat Ramadan mendekati akhir.

Apa Itu Iktikaf?

Iktikaf merupakan ibadah sunah yang dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selama iktikaf, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah seperti zikir, doa, membaca Al Quran, serta mengurangi aktivitas yang bersifat duniawi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip informasi yang dilansir Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Rasulullah SAW selalu melaksanakan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga wafat. Setelah itu, istri-istri beliau juga melaksanakannya.

"Rasulullah SAW melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkannya. Kemudian istri-istrinya melakukan iktikaf setelah beliau wafat." (HR. Al-Bukhari No. 2026 dan Muslim No. 1172)

Kapan Waktu Iktikaf?

Secara umum, iktikaf dapat dilakukan kapan saja dan tidak memiliki waktu khusus yang membatasinya. Artinya, umat Islam dapat melaksanakan iktikaf di luar Ramadan selama dilakukan di masjid dengan tujuan beribadah kepada Allah SWT.

Namun, waktu yang paling utama adalah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Rasulullah SAW secara konsisten melaksanakan iktikaf pada periode tersebut. Dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu disebutkan bahwa:

"Rasulullah SAW melakukan iktikaf pada setiap Ramadhan selama sepuluh hari. Pada tahun wafatnya, beliau melakukan iktikaf selama dua puluh hari." (HR. Al-Bukhari No. 2040)

Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Agama RI menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari 2026. Dengan demikian, sepuluh malam terakhir Ramadan berlangsung mulai 10 Maret hingga 19 Maret 2026.

Sementara itu, PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026, sehingga sepuluh malam terakhir mulai 9 Maret hingga 18 Maret 2026.

Tata Cara Iktikaf di Masjid

Pelaksanaan iktikaf diawali dengan niat untuk berdiam diri di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah SWT. Berikut bacaannya:

Arab:
نَوَيْتُ الاعْتِكَافَ فِي هٰذَا الْمَسْجِدِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitul i'tikaafa fii haadzal masjidi sunnatan lillaahi ta'aalaa

Artinya:
Aku berniat iktikaf di masjid ini sebagai sunah karena Allah Ta'ala.

Setelah membaca niat, seorang Muslim dianjurkan menetap di masjid dan mengisi waktu dengan berbagai ibadah seperti salat sunnah, membaca Al Quran, berzikir, dan berdoa. Selama iktikaf, pelaksana dianjurkan menjaga fokus ibadah dan mengurangi aktivitas yang tidak berkaitan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dengan memahami waktu dan tata caranya, umat Islam dapat memanfaatkan momen sepuluh malam terakhir Ramadan 2026 untuk menjalankan iktikaf secara optimal.

(wia/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |