Jakarta -
Guru Besar Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, mengapresiasi tingkat kepercayaan kepada Polri yang mencapai 82,4 persen berdasarkan survei Litbang Kompas. Adrianus meminta capaian ini menjadi pelecut Polri untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan ke masyarakat.
"Hasil survei tersebut patut diapresiasi sebagai salah satu instrumen untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap kinerja institusi, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia," kata Adrianus kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Menurut Adrianus, survei opini publik merupakan cerminan persepsi masyarakat pada periode tertentu. Hasil survei harus dijadikan sebagai bahan evaluasi sekaligus masukan bagi Polri untuk terus melakukan pembenahan hingga meningatkan pelayanan publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adrianus menekankan pentingnya Polri menjaga konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Upaya-upaya tersebut dinilai akan semakin memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan bahwa hasil survei sebaiknya tidak dipandang semata-mata sebagai ukuran keberhasilan ataupun kegagalan, melainkan sebagai umpan balik yang konstruktif untuk memperbaiki kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
"Hasil survei Litbang Kompas diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kinerja institusi, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan pelayanan publik dapat terus terjaga dan meningkat," katanya.
Survei Litbang Kompas
Survei Litbang Kompas digelar 9 hingga 18 April 2026 dilihat Jumat (26/6). Metode yang dilakukan wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden.
Pengambilan sampel dilakukan acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Margin of error 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan kepercayaan publik ke Polri naik menjadi 82,4 persen. Tak hanya itu, citra kelembagaan terhadap Polri juga naik signifikan menjadi 71,5% dari tahun sebelumnya di persentase 64,4 persen.
Litbang Kompas juga menanyakan penilaian ke responden yang pernah berhubungan dengan Polri. Hasilnya, skor kinerja profesionalitas Polri naik dari sebelumnya 7,76 persen menjadi 8,37 persen.
Hasil penilaian profesionalitas layanan Polri ini didapat dari rata-rata indeks 20 aspek dari responden yang pernah berhubungan Polri seperti pengurusan dokumen. Selain itu, 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan di kantor polisi kini sudah nyaman.
Peningkatan kepercayaan yang signifikan ini menempatkan Polri di daftar lima institusi negara yang dipercaya publik. Bahkan, menurut Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaannya diakui publik relatif paling tinggi daripada lembaga penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung dan KPK.
(ygs/dhn)
















































