Jakarta -
Guru Besar Ilmu Pemerintahan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)-PTIK Albertus Wahyurudhanto memuji menigkatnya kepercayaan publik kepada Polri berdasarkan survei terbaru dari Litbang Kompas. Albertus mendorong capaian ini menjadi pelecut Polri untuk terus mengabdi ke masyarakat.
"Angka-angka ini harus dimaknai, sebagai cara masyarakat juga untuk melecut Polri sehingga Polri semakin hari menunjukkan data dan fakta bahwa memang niatan itu tidak hanya sekedar niat tetapi memang terimplementasi dengan hasil kinerja yang baik," kata Albertus kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Berdasarkan survei terbaru di Litbang Kompas, tingkat kepercayaan ke Polri tahun 2026 berada di angka 82,4 persen. Angka ini naik tajam dibandingkan di tahun 2025 yang berada di skor 76,2 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Albertus mengatakan angka-angka itu menjadi respons masyarakat terhadap kinerja Polri. Masyarakat, kata Albertus, melihat Polri telah berbenah dan terus meningkatkan kinerja.
"Masyarakat melihat Polri telah bekerja dengan baik sesuai dengan tugas pokoknya sebagai pelindung, sebagai pengayom, dan sebagai pelayan masyarakat tetapi juga sebagai penegak hukum dan terutama sebagai pembina kamtibmas," jelasnya.
Albertus menegaskan angka-angka itu harus menjadi pemicu untuk bekerja lebih baik. Ia berharap Polri terus membuktikan pengabdiannya melalui kinerja nyata.
"Semoga angka ini dipertahankan selalu, itu akan menunjukkan jati diri Polri yang sebenarnya," pungkas Guru Besar STIK-PTIK ini.
Survei Litbang Kompas digelar 9 hingga 18 April 2026 dilihat Jumat (26/6). Metode yang dilakukan wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden.
Pengambilan sampel dilakukan acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Margin of error 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan kepercayaan publik ke Polri naik menjadi 82,4 persen. Tak hanya itu, citra kelembagaan terhadap Polri juga naik signifikan menjadi 71,5% dari tahun sebelumnya di persentase 64,4 persen.
Litbang Kompas juga menanyakan penilaian ke responden yang pernah berhubungan dengan Polri. Hasilnya, skor kinerja profesionalitas Polri naik dari sebelumnya 7,76 persen menjadi 8,37 persen.
Hasil penilaian profesionalitas layanan Polri ini didapat dari rata-rata indeks 20 aspek dari responden yang pernah berhubungan Polri seperti pengurusan dokumen. Selain itu, 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan di kantor polisi kini sudah nyaman.
Peningkatan kepercayaan yang signifikan ini menempatkan Polri di daftar lima institusi negara yang dipercaya publik. Bahkan, menurut Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaannya diakui publik relatif paling tinggi daripada lembaga penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung dan KPK.
(ygs/dhn)
















































