Artis Betrand Peto dilaporkan atas dugaan kekerasan seksual. Laporan tersebut kini mulai diusut oleh pihak kepolisian.
Penyanyi muda bernama lengkap Antonius Toribio Tenkudi itu dilaporkan oleh wanita berinisial AW. Polisi telah memeriksa AW dan akan menjadwalkan untuk memintai keterangan Betrand Peto terkait kasus tersebut.
Laporan Diusut Polisi
Betrand Peto dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 12 September 2026. Dia dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap wanita berinisial AW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polda Metro Jaya telah menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual pada hari Sabtu, tanggal 12 September 2026, sekira pukul 10.00 WIB pagi. Adapun pelapor sekaligus korban yaitu seorang wanita inisial AW dan terlapornya adalah seorang laki-laki inisial ATT," kata dia, Senin (14/9/2026).
Polisi akan meminta keterangan sejumlah pihak terkait laporan tersebut, di antaranya pelapor, saksi, hingga terlapor. Penyidik juga akan meminta visum terhadap pelapor.
"Selanjutnya setelah laporan polisi diterima, kemudian dilakukan serangkaian membuat administrasi penyelidikan dan selanjutnya dari tim penyidik yang menangani akan meminta keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi, juga akan meminta visum," jelasnya.
Onkoseno mengatakan untuk dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi di sekitar SCBD (Sudirman Central Business District), Jakarta Selatan. Namun dia belum menjelaskan kronologi kejadiannya.
Korban Dimintai Keterangan
Pada Senin (14/9/2026), korban dimintai keterangan oleh polisi. Korban ditanyai 23 pertanyaan seputar kronologi kejadian.
"Pemeriksaan hari ini ada beberapa pertanyaan, kami tadi ditanya, si korban ditanya itu dengan 23 pertanyaan di dalamnya, termasuk itu dari pertama kali dia berangkat dari tempatnya menuju lokasi tindak pidana itu terjadi," kata pengacara korban, Deki Patriana Sution, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/9).
Korban Serahkan Bukti-bukti
Pihaknya juga menyertakan sejumlah barang bukti kepada penyidik saat pemeriksaan. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mendalami laporan kejadian itu.
"Jadi tadi sudah menyerahkan beberapa bukti juga, dan hari ini pun dua orang saksi sudah diperiksa juga dalam perkara ini, dan ke depan-depannya tentu akan lebih dikembangkan terkait pemeriksaan saksi segala macam gitu," ungkapnya.
Dalam pemeriksaan hari ini, pihaknya memberikan klarifikasi kepada penyidik. Terutama terkait dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan.
(mea/mea)

















































