Banjir melanda wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim). Personel Search and Rescue (SAR) Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya turun langsung membantu warga.
Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Mustofa mengatakan kehadiran personel SAR merupakan respons cepat Polri terhadap kondisi banjir yang berdampak pada masyarakat.
"Personel SAR kami kerahkan untuk membantu warga dan melakukan pemantauan di beberapa titik banjir. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas pengguna jalan," kata Mustofa, Kamis (29/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Personel SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya dikerahkan untuk membantu warga terdampak banjir di sejumlah titik wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Di Kebon Pala, ketinggian genangan banjir mencapai sekitar 90-125 sentimeter (cm). Banjir yang cukup tinggi ini berdampak pada aktivitas warga serta pengguna jalan.
Personel SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya memantau situasi di lapangan sekaligus memberikan bantuan kemanusiaan. Petugas membantu anak-anak sekolah, melakukan pendampingan warga terdampak, serta membantu pengendara sepeda motor dan pengguna jalan melintasi genangan banjir dengan aman.
Petugas membantu anak-anak sekolah, melakukan pendampingan warga terdampak, serta membantu pengendara sepeda motor dan pengguna jalan melintasi genangan banjir dengan aman (dok Istimewa)
Selain di Kebon Pala, pemantauan juga dilakukan di sejumlah titik wilayah terdampak banjir lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kegiatan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak kelurahan, RT setempat, serta instansi terkait.
Ia menegaskan, seluruh personel tetap mengedepankan keselamatan dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Polisi memastikan akan terus memantau dan siap memberikan bantuan lanjutan sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Banjir Sempat Capai 135 Cm
Pada pagi ini, tinggi muka air (TMA) di Kebon Pala, Kampung Melayu mencapai 135 cm. Meski ketinggian air cukup signifikan, warga tidak mengungsi dan bertahan di rumahnya.
"Pagi ini, sekarang pukul 08.30 WIB, ketinggian air sudah mencapai 135 sentimeter," kata Ketua RT 13 RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, dilansir Antara.
Dia menyebutkan banjir mulai tinggi sejak pukul 05.00 WIB tadi. Dia memperkirakan ketinggian air banjir terus meningkat.
"Kalau hujan terus, ditambah waktu hujannya lama, terus udah siaga tiga penampungan air, bisa jadi mengalami peningkatan, terus tinggi banjirnya," ujar Sanusi.
Sanusi mengatakan pada Rabu (28/1) kemarin malam, banjir sudah hampir mencapai satu meter di permukiman warga. Dia mengatakan tinggi air masih meningkat.
"Dari semalam, air sudah tinggi, hampir satu meter. Pagi ini, sekitar 135 sentimeter dan masih naik," ucap Sanusi.
Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua. Kawasan Kebon Pala termasuk wilayah rawan atau langganan banjir.
(jbr/mei)


















































