PUNCAK - Akses layanan kesehatan yang terbatas di pedalaman Papua tak menyurutkan langkah prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis. Dengan mendatangi rumah-rumah warga atau honai secara langsung, personel Satgas menggelar pelayanan kesehatan door to door di Kampung Amboebera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (9/7/2026).
Program jemput bola tersebut dipimpin Bintara Kesehatan (Bakes) Serda Jafet Kailem Takes Hatala bersama sejumlah personel Satgas. Mereka menyusuri permukiman warga untuk memeriksa kondisi kesehatan masyarakat, memberikan pengobatan gratis, serta mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.
Pelayanan dari honai ke honai menjadi solusi bagi warga yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan akibat kondisi geografis yang cukup berat. Anak-anak, ibu hamil, ibu rumah tangga, hingga lanjut usia menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam pemeriksaan kesehatan tersebut.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi, Letkol Inf Irzal Nofri, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir membantu masyarakat di wilayah penugasan.
"Kami ingin memastikan masyarakat di daerah terpencil tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak. Kehadiran Satgas bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan mereka. Kami berharap masyarakat semakin sehat sehingga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik, " ujar Letkol Inf Irzal Nofri.
Selain memberikan pengobatan, personel Satgas juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi kesehatan keluarga serta berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dalam memperoleh layanan medis. Pendekatan humanis tersebut membuat hubungan antara prajurit dan masyarakat semakin erat.
Yohanes, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Amboebera mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Satgas Yonif 731/Kabaresi kepada warga.
"Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Mereka datang langsung ke rumah-rumah untuk memeriksa kesehatan kami dan memberikan obat tanpa dipungut biaya. Pelayanan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat karena fasilitas kesehatan cukup jauh dari kampung, " ungkapnya.
Kegiatan pelayanan kesehatan door to door ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain mempermudah akses pelayanan medis, program tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan antara TNI dengan warga di pedalaman Papua.
Melalui kegiatan kemanusiaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi berharap mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menghadirkan harapan dan solusi bagi warga yang membutuhkan.
(PERS)


















































