MOROWALI, Sulawesi Tengah– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Morowali atas dedikasi mereka dalam menyukseskan Program Berani Sehat, yang kini mulai menjadi percontohan bagi sejumlah daerah di Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan insan kesehatan se-Kabupaten Morowali di Aula Kantor Bupati Morowali, Kamis (16/7/2026). Kunjungan itu disambut Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, SE, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Daerah Morowali, Nirmawati, S.KM., M.PH., serta dihadiri para direktur rumah sakit, kepala puskesmas, dan tenaga kesehatan.
Dalam arahannya, Reny menyampaikan bahwa keberhasilan Program Berani Sehat tidak lepas dari kerja keras seluruh tenaga kesehatan yang setiap hari memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sejak diluncurkan pada 13 April 2025, Program Berani Sehat telah melayani sekitar 185 ribu masyarakat hingga tahun 2026, meningkat signifikan dibandingkan sekitar 132 ribu penerima manfaat pada tahun pertama pelaksanaannya.

"Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan menyukseskan Program Berani Sehat. Program ini bahkan mulai menjadi contoh bagi sejumlah provinsi lain karena cukup menggunakan KTP Sulawesi Tengah untuk memperoleh pelayanan kesehatan, " ujar Reny.
Ia menjelaskan, Program Berani Sehat tidak hanya mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif bagi masyarakat yang memenuhi syarat, tetapi juga memberikan pembiayaan terhadap sejumlah layanan di luar skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Layanan tersebut mencakup biaya visum bagi korban kekerasan, penanganan korban pembegalan maupun penembakan, hingga penguatan layanan ambulans, termasuk pengangkutan jenazah. Menurut Reny, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Selain itu, ia juga meminta seluruh puskesmas terus meningkatkan capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya deteksi dini penyakit sekaligus mendukung target pelayanan kesehatan nasional.
Pada kesempatan tersebut, Reny turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali di bawah kepemimpinan Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Iriane Iliyas yang terus memperkuat sektor kesehatan melalui renovasi sejumlah puskesmas, peningkatan fasilitas kesehatan, serta dukungan anggaran daerah.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan mudah diakses masyarakat.
Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Morowali, serta seluruh tenaga kesehatan terus diperkuat sehingga pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, profesional, dan berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
"Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Saya berharap semangat pengabdian para tenaga kesehatan terus terjaga demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Morowali, " tutup Reny.


















































