PUNCAK - Keterbatasan akses layanan kesehatan di pedalaman Papua tidak menyurutkan langkah Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi untuk hadir melayani masyarakat. Melalui program pelayanan kesehatan door to door, tim kesehatan Satgas menyusuri honai warga di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (12/7/2026), guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan medis secara langsung.
Program yang dijalankan oleh Tim Kesehatan Titik Kuat (TK) Beoga itu menjadi bentuk kepedulian Satgas terhadap warga yang tinggal di wilayah dengan medan berat dan keterbatasan fasilitas kesehatan. Satu per satu honai didatangi untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, konsultasi medis, hingga edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat.
Pendekatan door to door dipilih agar masyarakat, terutama lansia, ibu-ibu, anak-anak, serta warga yang memiliki keterbatasan mobilitas, tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju fasilitas kesehatan.
Kehadiran personel kesehatan Satgas mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain memberikan layanan medis, prajurit juga membangun komunikasi yang akrab dengan warga sehingga tercipta hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.
Tenaga Kesehatan TK Beoga, Kopral Anding, mengatakan pelayanan kesehatan keliling tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di daerah terpencil.
"Kami ingin memastikan seluruh warga, termasuk yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan, tetap mendapatkan pelayanan yang layak. Kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bentuk kepedulian agar masyarakat merasa didampingi dan memiliki akses terhadap layanan medis yang mereka butuhkan, " ujar Kopral Anding.
Dalam setiap kunjungan, tim kesehatan memberikan pemeriksaan kondisi umum, membagikan obat sesuai hasil diagnosis, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah berbagai penyakit.
Salah seorang warga, Mama Maria, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Satgas. Menurutnya, pelayanan kesehatan langsung ke honai sangat membantu masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan medis.
"Kami bersyukur karena bapak-bapak TNI datang langsung ke honai untuk memeriksa kesehatan kami. Kami tidak perlu berjalan jauh. Mereka memberikan obat dan menjelaskan cara menjaga kesehatan. Semoga Tuhan selalu melindungi dan memberkati tugas bapak-bapak TNI, " ungkap Mama Maria.
Pelayanan kesehatan keliling tersebut menjadi salah satu program kemanusiaan yang terus dijalankan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi selama bertugas di Papua Tengah. Selain menjaga stabilitas keamanan wilayah, personel Satgas juga aktif memberikan pelayanan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, Satgas berharap kualitas kesehatan masyarakat di Distrik Beoga terus meningkat. Kehadiran prajurit di tengah warga tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kemanusiaan dapat menjangkau hingga pelosok Papua.
(PERS)


















































