Jakarta -
Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di DKI Jakarta yang terhimpun melalui Baznas Provinsi DKI Jakarta mencapai Rp 396 miliar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta para wali kota hingga camat bergerak cepat membantu warga tidak mampu, terutama selama Ramadan.
Hal itu disampaikan Pramono dalam acara penunaian ZIS pejabat dan pimpinan BUMD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota, Kamis (5/3/2026). Dia mengapresiasi capaian pengumpulan dana umat yang nyaris menyentuh Rp 400 miliar tersebut.
"Seperti yang tadi dilaporkan, terkumpul kurang lebih Rp 396 miliar dari target Rp 400 miliar. Ini menunjukkan profesionalitas menjadi kata kunci di dalam pengumpulan ZIS yang ada di DKI Jakarta," kata Pramono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono sempat berkelakar agar angka tersebut digenapkan menjadi Rp 400 miliar. Menurutnya, capaian itu menjadi modal optimisme untuk target tahun ini yang dipatok lebih tinggi yakni Rp 450 miliar.
Pramono menegaskan, Ramadan menjadi momentum penting untuk memastikan tidak ada warga Jakarta yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
"Jangan sampai ada warga di Jakarta di bulan Ramadan ini, terutama warga yang tidak mampu, tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya," tegasnya.
Ia meminta jajaran wali kota, bupati Kepulauan Seribu, hingga camat segera berkoordinasi apabila menemukan warga yang membutuhkan bantuan. Penanganan bisa dilakukan melalui Pemprov DKI maupun berkolaborasi dengan Baznas-Bazis.
Menurut Pramono, dana ZIS yang terhimpun selama ini telah dimanfaatkan untuk berbagai program sosial, mulai dari beasiswa, tebus ijazah, layanan kesehatan gratis, bedah rumah dan kawasan, hingga bantuan bagi nelayan dan penyandang disabilitas.
Ia juga menyinggung persoalan ketimpangan sosial di Jakarta yang tercermin dari angka gini rasio sekitar 0,441. Karena itu, program-program untuk masyarakat bawah, seperti Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, dan bantuan kesehatan tidak boleh dikurangi.
"Dana ZIS ini betul-betul harus termanfaatkan bagi warga yang tidak beruntung. Kolaborasi dengan Baznas Bazis yang selama ini sudah berjalan baik, mari kita jaga bersama," imbuhnya.
Simak juga Video: Menag soal Potensi Dana Zakat RI: Seharusnya Capai Rp 320 T
(bel/idn)

















































