Cerita Pekerja Ketemu Banyak Orang Baik Saat Banjir-Macet di Daan Mogot

4 hours ago 2

Jakarta -

Banjir memicu kemacetan parah di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat (Jakbar). Di tengah kemacetan itu, sejumlah orang diberi tumpangan truk sehingga bisa keluar dari tengah banjir di Jalan Daan Mogot.

Salah satunya ialah pekerja bernama Sari, yang awalnya berangkat kerja menggunakan bus Transjakarta (TransJ) rute Kalideres menuju Monas. Sari berterima kasih kepada sopir truk yang memberikan tumpangan buat dia dan sejumlah orang lain.

"Cerita ini cukup menarik buat saya, jadi awalnya itu saya naik busway Transjakarta lebih dulu," kata Sari saat dihubungi, Kamis (29/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sari mengatakan, pagi tadi, banyak bus TransJ terhambat banjir yang berimbas pada kemacetan parah. Dia mengaku bersyukur karena ada banyak orang baik dalam perjalanan pagi tadi.

"Alhamdulillahnya ketemu bapak sopir yang super-duper baik banget, yang mau ngejalanin rute sampai Kalideres karena harusnya rutenya hanya sampai di Halte Damai, tapi beliau dengan semangatnya info kepada petugas yang ada halte kalau busway 'ini sampai Kalideres, ini busway terakhir!'. BTW (by the way), sehat selalu untuk bapak yang sangat baik hati," ungkap Sari.

Dia mengatakan TransJ terjebak macet tak bergerak pagi tadi, begitu pula kendaraan lain. Lalu ada penumpang yang meminta turun dari bus TransJ karena macet stuck.

"Jadi sebelumnya, jalur busway-nya macet total tidak bergerak sedikit pun. Lalu datanglah penumpang bapak-bapak, bilang ke bapak sopir TransJ, 'Pak, saya turun di sini'," kata dia.

Setelah sopir TransJ membolehkan turun, para penumpang pun turun dari bus. Kemudian, ada yang melihat truk tanpa muatan dan langsung meminta izin menumpang untuk menerjang banjir di Jalan Daan Mogot.

"Lagi-lagi bapak-bapak selalu menjadi awalnya. Ada satu bapak-bapak turun dan kebetulan ada truk tanpa boks di belakangnya lewat dan beliau bilang, 'Pak, saya boleh numpang?'. Pak sopir truknya memperbolehkan dan akhirnya naik, seketika banyak segerombolan dari kita ikut naik," ceritanya.

Untuk diketahui, kondisi banjir di Jalan Daan Mogot membuat mobil dan bus hanya dapat melaju di jalur busway karena jalan arteri tergenang air cukup tinggi. Sementara truk yang punya diameter ban dan posisi mesin lebih tinggi dapat melaju di Jalan Daan Mogot yang tergenang banjir.

Sari mengatakan ia menumpang truk itu setelah Halte Jembatan Gantung menuju Pulo Bangka. Mereka lalu diantar sampai Halte Jembatan Baru. Dia berterima kasih karena diberi tumpangan gratis untuk menerobos banjir dan kemacetan parah di Jalan Daan Mogot.

"Iya, betul, sampai lupa kebaikan bapak sopir truknya yang menawarkan tumpangan gratis kepada kita semua," ucap dia.

(jbr/azh)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |