KEEROM - Upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan anak di wilayah perbatasan Papua terus diperkuat. Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 643/Wira Satya (WNS) Koops TNI HABEMA menggelar layanan Posyandu bagi balita di Kampung Wonorejo, PIR IV, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan yang melibatkan personel kesehatan Satgas, tenaga medis Puskesmas Ywan, serta kader Posyandu setempat itu diikuti sekitar 30 balita bersama orang tua mereka. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tumbuh kembang, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, pemberian vitamin, hingga pembagian makanan tambahan bergizi.
Pelayanan kesehatan dipimpin Bintara Kesehatan (Bakes) Sertu Surianto bersama dua personel Satgas sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayah perbatasan.
Komandan Satgas Yonif 643/WNS, Letkol Inf Adhi Sumarno, mengatakan kegiatan Posyandu merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia sekaligus membantu menekan angka stunting di Papua.
"Menjaga keamanan wilayah harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Posyandu ini kami ingin memastikan balita mendapatkan pelayanan kesehatan, asupan gizi, dan pemantauan tumbuh kembang secara rutin agar mereka tumbuh sehat, cerdas, serta menjadi generasi penerus Papua yang berkualitas, " ujar Letkol Inf Adhi Sumarno.
Ia menambahkan, kolaborasi antara TNI, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama di kawasan yang memiliki keterbatasan akses.
Kader Posyandu Kampung Wonorejo, **Susiani**, mengapresiasi keterlibatan personel Satgas yang dinilai membantu kelancaran pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
"Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu mendukung kegiatan Posyandu. Kehadiran mereka sangat membantu petugas kesehatan, sementara para orang tua juga mendapat edukasi tentang pentingnya gizi dan kesehatan anak. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, " katanya.
Selain memberikan layanan kesehatan, personel Satgas juga mengedukasi para orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang anak sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 643/WNS Koops TNI HABEMA menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda Papua.
(PERS)


















































