Anggota Komisi VII DPR: Tak Ada Game Online RI Mendunia, Padahal Market Besar

4 hours ago 2
Jakarta -

Anggota Komisi VII DPR, Muhammad Hatta, meminta Menteri Ekonomi dan Kreatif Teuku Riefky Harsya memberi perhatian terhadap pengembangan game online. Hatta mengatakan potensi ekonomi game online tinggi.

"Game online ini saya kira di Indonesia ini market-nya cukup besar ya. Dari data yang ada itu Indonesia ini, satu game online aja seperti Mobile Legends itu sudah USD 1 miliar market yang ada di Indonesia. Ini saya kira yang perlu difokuskan oleh Ekraf untuk memproduksi game-game online yang memang punya nilai besar di mancanegara gitu kan, yang saya kira bisa mendapatkan devisa bagi negara kita," kata Hatta dalam Rakat Kerja Komisi VII DPR di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).

Hatta mengatakan game online yang ramai dimainkan di Indonesia seperti PUBG, Mobile Legends, Roblox hingga FIFA tak diproduksi di Indonesia. Dia mengatakan tak ada satu pun produk game online Indonesia yang mendunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari game online yang ada di Indonesia saya lihat nggak ada satu pun produk, produk Indonesia yang apa, mendunia gitu ya. Dari mulai Mobile Legends, Free Fire, PUBG, Candy Crush, FIFA, Roblox, Subway Surfers, itu nggak ada satu pun yang made in Indonesia gitu kan. Padahal market di Indonesia sangat besar," ujar Hatta.

Dia lalu menyebut pendapatan sejumlah game online. Dia berharap pemerintah mendukung pengembangan game online di Indonesia.

"Namun yang membuat saya mengangkat ini, saya melihat potensi bisnisnya, Pak. Potensi bisnis yang ada di apa game online ini luar biasa. Kita nggak usah ngomong Mobile Legends yang sudah mendunia itu, kita ngomong yang Honor of Kings aja, pendapatannya per tahun Rp 14 triliun dari satu game online. Ya, Monopoly Go itu sudah Rp 10 triliun," ujarnya.

Dia kemudian menyinggung penghasilan sejumlah gamer atau pemain game asal Indonesia. Dia mengatakan ada gamer yang penghasilannya Rp 5,8 miliar per bulan.

"Nah ini yang menarik saya itu itu. Salah satu gamer Indonesia yang paling top itu namanya Kenny Xepher. Itu gajinya per bulan Rp 5,8 miliar si Kenny ini, anak Indonesia," kata Hatta.

"Yang kedua adalah Matthew 'Whitemon'. Matthew 'Whitemon' ini orang Indonesia juga, gajinya Rp 5,2 miliar untuk main game aja. Ini jangan dianggap remeh," sambungnya.

Dia menyebut penghasilan gamer tersebut lebih tinggi dari gaji anggota DPR. Hatta meminta potensi game online di RI jangan dianggap remeh.

"Jadi kalau gaji DPR lewat ini sudah, per bulan loh gaji mereka ini. Jadi saya kira saya punya beberapa nama ini yang ada di data saya. Potensi game online ini, Pak, jangan dianggap sebelah mata gitu ya. Kalau kita memang serius," ucapnya.

(dwr/haf)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |