Zulhas Ungkap Instruksi Prabowo soal Koperasi Desa-Nelayan Usai Rapat 3,5 Jam

1 day ago 6

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama seluruh menteri koordinator (menko), menteri, hingga kepala badan di Istana Kepresidenan, Jakarta, selama 3,5 jam. Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan Prabowo memberikan instruksi terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Kita rapat mulai tadi jam 12.30 WIB. Jadi kita rapat 3,5 jam. Banyak hal yang dibahas ya, yang terkait kami, tadi Bapak Presiden memastikan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih dipastikan harus didukung oleh semua kementerian/lembaga, juga didukung oleh TNI dan Polri," kata Zulhas seusai rapat di Istana, Kamis (23/7/2026).

Lebih lanjut, Zulhas kembali menegaskan fungsi koperasi desa dan nelayan sebagai off-taker. Ia menekankan seluruh barang subsidi akan disalurkan melalui KDKMP. Begitu pula bantuan pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua, sebagai off-taker. Infrastruktur pemerintah yaitu seluruh barang-barang subsidi, barang-barang bantuan pemerintah, semua nanti penyalurannya melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih," katanya.

Diketahui, para anggota Kabinet Merah Putih telah berdatangan ke Istana sejak pukul 12.30 WIB. Di antaranya Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Menko PMK Pratikno, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Hadir pula Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, dan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto.

Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto mengungkapkan alasan Prabowo memanggil banyak anggota kabinet pada ratas hari ini. Aris mengatakan Prabowo hendak mengevaluasi program-program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan KDMP.

"Ya prinsipnya setiap saat kan Pak Presiden itu selalu meluncurkan program-program strategis. Dan tentunya banyak hambatan-hambatan, gangguan-gangguan teknis, ya itu selalu dievaluasi. Makanya beliau, ya, setiap saat mengevaluasi MBG ya, atau BGN, Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan, dan lain sebagainya," ujar Aris.

"Pada prinsipnya bagaimana program strategis Bapak Presiden itu bisa sampai ya, langsung dirasakan ke seluruh masyarakat Indonesia. Pemerataan pembangunan, seperti itu. Dan ini tentunya setiap saat ya, evaluasi ini melibatkan berbagai macam kementerian dan lembaga terkait," imbuhnya.

Saksikan Live DetikSore:

(fca/eva)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |