Wanita Viral Kerap Tak Bayar Makan Akhirnya Diamankan Satpol PP di Jakpus

1 day ago 4
Jakarta -

Kabar wanita yang viral karena dilaporkan kerap tak membayar makanan hingga ojek online (ojol) kembali mencuat. Wanita itu dilaporkan membuat kehebohan di sebuah restoran di Jakarta Pusat (Jakpus).

Dalam video yang beredar di media sosial (medsos), tampak wanita itu menunjukkan gestur menangkupkan kedua tangan dan hendak bersimpuh di depan seseorang. Tapi orang yang di depannya langsung membangunkannya.

Kemudian, wanita yang menggunakan hoodie hitam itu dibawa ke sebuah ruangan. Terlihat ada sejumlah petugas Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos) di dalam ruangan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan, wanita tersebut mengambil makanan milik pelanggan di resto pada Kamis (26/2) malam. Pelanggan yang sadar makanannya diambil lalu mengadukan ke pihak resto.

Pihak resto pun menegur wanita itu dan berkoordinasi dengan Satpol PP wilayah Gambir untuk penanganan lanjutan.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan membenarkan penanganan terhadap wanita tersebut oleh anggotanya. Dia mengatakan wanita dibawa ke RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur.

Satpol PP membawa wanita berinisial NSS (38) itu ke RS karena mendapatkan kabar bahwa wanita itu orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ). NSS akan dites kejiwaannya.

"Benar, diamankan semalam dan dibawa ke RSKD Duren Sawit untuk tes kejiwaan. Jadi mau dipastikan, yang bersangkutan apakah benar ODGJ," kata Satriadi, Jumat (27/2/2026).

Belum diketahui proses tes kejiwaan yang dilakukan NSS. Satriadi mengatakan Satpol PP hanya merespons laporan dari publik.

"Jadi Satpol PP membantu, setelah ditelusuri, diduga ODGJ sehingga dibawa ke RS untuk dipastikan seperti apa," katanya.

Kerap Pindah Lokasi

Wanita yang diamankan tersebut sempat diburu Suku Dinas Sosial Jakarta Barat (Sudinsos Jakbar). Wanita itu dikenal kerap berpindah lokasi.

"Infonya, warga tersebut memang berpindah-pindah dalam beraksi juga, jadi belum bertemu. Terkait atensi terkini, kami akan lakukan penebalan kembali di titik pantau kami," kata Kepala Sudinsos Jakbar, Fajar Laksono, dilansir Antara, Selasa (24/2).

Dia mengaku telah menerima sejumlah laporan. Dia memerintahkan petugas Sudinsos Jakbar melacak keberadaan wanita yang diduga sebagai pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) itu.

"Untuk laporan terhadap warga tersebut, sudah kami lakukan tindak lanjut pada Rabu, 21 Januari 2026, kami lakukan penyisiran berkala," katanya.

Dia mengatakan pelacakan itu dilakukan oleh Satuan Tugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) di Cengkareng dan Kalideres. Tim gabungan akan membawa wanita tersebut ke panti sosial jika telah ditemukan.

(jbr/mei)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |