UI Berduka Dokter Magang Meninggal di Lampung, Hormati Proses Penyelidikan

1 day ago 7
Jakarta -

Dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Muhammad Zulfikar Drakel (25), ditemukan meninggal di salah satu kamar guest house di Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung. Pihak UI menyampaikan duka cita atas kasus tersebut.

"Universitas Indonesia (UI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya dr. M Zulfikar Drakel pada 21 Juli 2026 di Kota Metro, Lampung," ujar Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

UI mengatakan Zulfikar adalah lulusan Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sejak Februari 2026 Zulfikar menjalani Program Internship Dokter Indonesia di Lampung.

"Universitas Indonesia menyampaikan belasungkawa dan turut berduka bersama keluarga, sahabat, serta rekan sejawat almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkapnya.

UI telah menjalin komunikasi dengan pihak keluarga dan berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Serta pihak-pihak terkait untuk memberikan pendampingan yang diperlukan.

"Penyebab wafatnya almarhum saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Universitas Indonesia menghormati sepenuhnya proses tersebut dan mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dari spekulasi maupun penyebaran informasi yang belum terverifikasi, serta menjaga privasi dan kehormatan keluarga almarhum," jelasnya.

"Universitas Indonesia menaruh perhatian terhadap kesejahteraan para lulusannya dan mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan serta pelayanan kesehatan yang aman, sehat, dan suportif. Universitas Indonesia menyediakan layanan pendampingan psikologis bagi sivitas akademika dan rekan sejawat yang membutuhkan dukungan atas peristiwa ini," tutupnya.

Zulfikar ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa (21/7) malam di salah satu kamar guest house Sakinah, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung.

Korban ditemukan setelah seorang rekannya mendatangi penginapan karena tidak berhasil menghubungi Zulfikar melalui telepon maupun pesan singkat. Rekan korban kemudian meminta bantuan penjaga penginapan untuk memeriksa kondisi di dalam kamar.

Penjaga guest house Sakinah, Hendri, mengatakan mereka sempat mengetuk pintu kamar beberapa kali, namun tidak mendapat respons dari korban. Setelah pintu dibuka, korban tidak ditemukan berada di tempat tidur.

"Saat dicek ke kamar mandi, korban sudah dalam keadaan tergeletak," kata Hendri.

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas Satreskrim Polres Metro bersama Tim Inafis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Hendri menyebut korban telah cukup lama tinggal di penginapan tersebut sejak sebelum Ramadan karena menjalani pendidikan profesi dokter di RS Sukadana.

Usai proses olah TKP, jenazah dievakuasi ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematiannya.

Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berdatangan setelah melihat ambulans dan kendaraan kepolisian memasuki area penginapan pada Selasa malam.

Meski beredar berbagai informasi mengenai penyebab kematian korban, polisi menegaskan seluruhnya masih dalam tahap penyelidikan dan meminta masyarakat menunggu hasil resmi dari proses penyidikan.

Saksikan Live DetikSore:

(dvp/lir)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |