Terungkap, Board of Peace Akan Bangun Pangkalan Militer Besar di Gaza

3 hours ago 1

loading...

Dokumen kontrak mengungkap bahwa Board of Peace yang dibentuk Presiden AS Donald Trump akan membangun pangkalan militer besar di Gaza. Foto/UNICEF/Hassan Islyeh

GAZA - Sebuah dokumen kontrak yang terkait dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk dan dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap bahwa BoP akan membangun pangkalan militer besar di Gaza, Palestina.

Menurut dokumen tersebut, pangkalan militer itu nantinya berkapasitas 5.000 orang yang mencakup area lebih dari 350 hektare di Gaza selatan.

Baca Juga: Media Israel: Indonesia Akan Jadi Negara Pertama yang Kerahkan Tentara ke Gaza

Pangkalan tersebut akan menampung International Stabilization Force (Pasukan Stabilisasi Internasional) multinasional yang dibentuk di bawah BoP. Rencana itu juga mencakup menara pengawas, bunker, lapangan tembak, dan perimeter berpagar dengan kawat berduri.

PBB telah mengesahkan ISF, tetapi para kritikus mengatakan bahwa pemerintahan secara efektif tetap berada di bawah kepemimpinan AS.

Para ahli hukum dan pejabat Palestina memperingatkan bahwa proyek tersebut dapat dianggap sebagai pendudukan tanpa persetujuan Palestina.

Sebuah Enklave Militer Asing

Laporan The Guardian, yang mengutip dokumen kontrak, melaporkan pada Jumat (20/2/2026) bahwa pemerintahan Trump berencana untuk membangun instalasi militer yang dimaksudkan untuk berfungsi sebagai pusat operasional ISF di Gaza di masa depan.

Menurut laporan tersebut, pos terdepan akan dibangun secara bertahap dan pada akhirnya akan membentang sekitar 1.400 kali 1.100 meter, dikelilingi oleh 26 menara pengawas lapis baja yang dipasang di trailer, lapangan tembak senjata ringan, bunker, dan gudang untuk peralatan militer untuk operasi, dengan seluruh lokasi dikelilingi kawat berduri.

Lokasi tersebut digambarkan sebagai lanskap yang hancur di Gaza selatan."Bentangan dataran kering...dipenuhi dengan logam bengkok akibat pengeboman Israel selama bertahun-tahun," tulis The Guardian dalam laporannya.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |