Teka-teki Motif Pembunuhan Pegawai PPPK di Bekasi

3 hours ago 3
Jakarta -

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) berinisial NHW (33) tewas dibunuh di kontrakannya di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Motif dari pembunuhan NHW pun masih teka-teki.

Dirangkum detikcom, Minggu (8/2/2026), jasad NHW ditemukan oleh rekannya, wanita berinsial SR, pada Rabu (4/2) pagi. Temuan ini berawal saat SR curiga lantaran korban sudah tidak masuk beberapa hari. Ponsel korban pun tidak dapat dihubungi.

Mencurigai hal itu, SR kemudian mengecek ke kontrakan korban di Jalan Setia 2 Gang H Enting RT 04 RW 006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Rabu (4/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SR kemudian menghubungi pemilik kontrakan untuk meminta kunci serep kontrakan. Mereka bersama-sama membuka kamar dan menemukan korban sudah tidak bernyawa.

"Saat dibuka pintu kontrakan, didapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi telentang berselimut dan kondisi tubuh menghitam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Pelaku Ditangkap

Bergerak cepat, polisi akhirnya menangkap pelaku pembunuhan NHW, yang jasadnya ditemukan 'berselimut' dalam kamar kosan di Pondok Gede, Kota Bekasi. Pelaku ditangkap tim Jatanras Polda Metro Jaya.

"Benar, pelaku sudah kami tangkap," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, dalam keterangannya, Jumat (6/2).

Polisi yang akrab disapa Rohim ini menyebut pihaknya telah menangkap dua orang pelaku, yakni AR dan AA. Keduanya ditangkap di sebuah warung di Jalan Argabinta, Kampung Pasir Nungkuh, Desa Bojong Kaso, Kecamatan Argabinta, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (6/2) pukul 05.40 WIB.

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku," imbuhnya.

Motif Pembunuhan Diusut

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pembunuhan NHW. Polisi pun mendalami motif di balik pembunuhan tersebut.

"Sementara dalam kasus tersebut ada tindakan kekerasan. Nah artinya korban ini dibunuh oleh beberapa orang. Kami mendalami kalau enggak salah kemarin pelakunya ada dua orang ya, masih dua orang. Nah ini kami coba dalami dari pihak Subdit Jatanras Polda Metro Jaya," Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).

"Memang pelaku sudah diamankan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ini masih proses (pendalaman) terkait tentang apa motifnya," sambungnya.

Budi meminta masyarakat tetap tenang karena pelaku sudah diamankan. Menurutnya, polisi akan mengembangkan penyelidikan kasus tersebut.

"Jadi warga jangan berpikir lagi bias, ada rasa kekhawatiran bahwa pelaku belum diamankan. Kami akan meng-update kepada teman-teman sekalian tentang motif, terus bagaimana yang bersangkutan, terus atas dasar apa melakukan pembunuhan terhadap jenazah yang ditemukan di kontrakan kemarin," ucapnya.

(fas/fas)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |