loading...
Terikat Janji tayang hari ini pukul 19.00 WIB di RCTI Channel 28. Foto/MNC Media.
JAKARTA - 'Terikat Janji' tayang hari ini pukul 19.00 WIB di RCTI Channel 28. Sinetron ini dibintangi oleh Arya Saloka (Sena), Asha Assuncao (Davina), Fendy Chow (Dipa), Yoriko Angeline (Jihan), Rizky Hanggono (Novan), Kinaryosih (Mayang), Virnie Ismail (Veronica), Ibob Tarigan (Dion), Rizky Djanbi (Reza), Oding Siregar (Prama) dan aktor-aktor berbakat lainnya.
Penyelidikan Sena terhadap Avenue & Co Steakhouse mulai menemui titik terang. Menyamar sebagai tamu elite, Dion dan Reza menangkap kejanggalan yang mencolok, restoran tampak sepi tanpa pengunjung, namun anehnya area parkir justru dipenuhi jajaran mobil mewah. Sesuatu yang tak sesuai antara kondisi di dalam dan di luar itu langsung memantik kecurigaan mereka.
Baca juga: Sinopsis ‘Terikat Janji’ Eps 153: Sena Semakin Curiga Terhadap Avenue & Co Steakhouse
Demi menggali kebenaran lebih jauh, Sena ditemani Zara menemui Mutia yang merupakan mantan waitress Avenue & Co. Pengakuan Mutia justru mengejutkan, restoran itu nyaris tak pernah ramai pelanggan, tetapi kondisi keuangannya tetap sehat sehat, gaji karyawan tak pernah telat, bahkan bonus rutin terus dibagikan. Keanehan inilah yang membuat Sena semakin yakin, Avenue & Co bukan sekadar restoran biasa, melainkan kedok pencucian uang milik Dipa.
Sementara kecurigaan itu terus menguat, Dipa sibuk merangkai kebohongan untuk menutupi jejaknya. Ketika Novan mempertanyakan harga menu yang melambung dan suasana restoran yang sepi, Dipa dengan tenang memutar rekaman CCTV yang seolah menampilkan Avenue & Co ramai dikunjungi.
Padahal, di balik layar, Dipa sebelumnya telah memerintahkan Pak Kemal untuk mendatangkan belasan orang berpakaian mewah lengkap dengan memberi mereka voucher lima juta rupiah untuk menyulap suasana restoran seolah dipenuhi pelanggan sungguhan. Sandiwara itu berhasil, Novan pun percaya semuanya baik-baik saja.
Ironisnya, sandiwara rapi itu justru runtuh di tangan Dion dan Reza. Gerak-gerik para "pelanggan" yang sama sekali tidak mencerminkan kebiasaan tamu restoran mewah membuat keduanya semakin curiga, apalagi setelah mendapati hampir semua orang tersebut membawa voucher hijau senilai lima juta rupiah. Ditambah lagi Chandra memergoki sederet tamu mewah yang justru datang dengan berjalan kaki, bukan mengendarai mobil.


















































