Sejumlah Menteri-Pimpinan Ormas Islam Tiba di Istana Jelang Nuzulul Quran

6 hours ago 6

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menggelar kegiatan Nuzulul Quran di Istana, Jakarta, malam ini. Sejumlah menteri hingga pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam tiba di Istana, Jakarta menjelang kegiatan Nuzulul Quran.

Pantauan detikcom, Selasa (10/3/2026) pukul 19.00 WIB, para tamu undangan sudah mulai berdatangan di Kompleks Istana Kepresidenan. Sejumlah menteri tampak hadir yakni Menteri Agama Nazaruddin Umar, Menko Polkam Djamari Chaniago, Wamen Kebudayaan Giring Ganesha, Menko Hukum dan Imipas Yusril Ihza Mahendra, hingga Menko PM Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadiki, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, hingga Menkomdigi Meutya Hafid.

Selain itu, terlihat juga Ketua KPK Setyo Budiyanto dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin. Serta tokoh agama Quraish Shihab hingga Alwi Shihab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cak Imin mengatakan kegiatan Nuzulul Quran ini merupakan momentum untuk memperingati turunnya kitab suci Al-Quran. Ia berharap momentum yang digelar di 10 malam terakhir bulan Ramadan ini dapat mewujudkan kebersamaan spiritual antarseluruh elemen bangsa.

"Kita diundang untuk mengikuti Nuzulul Quran sebagai momentum kenegaraan untuk memperingati turunnya wahyu Alquran di bulan suci yang penuh keberkahan dan penuh hidayah ini," ujarnya.

"10 hari terakhir kita gunakan betul untuk menyambungkan kebersamaan spiritual bangsa lewat Nuzulul Quran," lanjutnya.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur'an tahun ini mengangkat tema "Al-Qur'an, Amanah Ekologis, dan Jalan Perdamaian Dunia." Tema ini dipilih untuk menegaskan relevansi pesan Al-Qur'an dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk isu lingkungan dan perdamaian.

"Al-Qur'an tidak hanya berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga hubungan manusia dengan alam dan sesama. Karena itu, pesan amanah ekologis dan perdamaian dunia menjadi sangat penting kita tekankan," kata Nazaruddin, dalam keterangannya.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran memberikan panduan moral bagi manusia untuk menjaga keseimbangan alam sekaligus membangun harmoni sosial di tengah masyarakat global.

"Kita ingin menunjukkan bahwa Al-Qur'an mengajarkan tanggung jawab ekologis dan semangat perdamaian. Ini menjadi pesan penting bahwa agama hadir sebagai solusi bagi berbagai persoalan kemanusiaan," lanjutnya.

Nazaruddin juga menekankan bahwa peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara merupakan momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa nilai-nilai Al-Quran harus diwujudkan dalam kehidupan nyata.

"Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga pengingat bahwa pesan Al-Qur'an harus diterjemahkan dalam tindakan nyata-merawat bumi, membangun solidaritas, dan menghadirkan kedamaian," tegasnya.

(eva/wnv)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |