LANNY JAYA - Di tengah bentangan alam Lanny Jaya yang memeluk keterbatasan akses, kehadiran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 408/Sbh Pos Taktis Andugume hadir bagai embun penyejuk bagi kesehatan warga. Menyadari betapa sulitnya masyarakat pedalaman menjangkau fasilitas kesehatan, para prajurit TNI ini tak tinggal diam. Mereka memilih untuk membawa langsung pelayanan medis, dari satu honai ke honai lainnya, di Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, pada Selasa (6/1/2026).
Dengan ransel berisi perlengkapan medis dasar, langkah-langkah prajurit TNI terayun mantap menyusuri kampung. Mereka tak sekadar memeriksa denyut nadi atau mendengarkan keluhan. Lebih dari itu, sentuhan empati dan edukasi kesehatan sederhana turut dibagikan, memastikan setiap warga, bahkan yang memiliki keterbatasan gerak, tetap terjangkau layanan.
Suasana hangat terasa kental. Para prajurit duduk sejajar, mendengarkan dengan saksama cerita kesehatan dari para tetua adat maupun ibu-ibu di honai mereka. Pendekatan personal ini terbukti ampuh membangun jembatan kepercayaan, membuat warga merasa dihargai dan tak terasingkan.
Kapten Inf Nur Ikhsan, Komandan Pos Andugume, menyampaikan komitmen tulus di balik aksi kemanusiaan ini. Beliau menegaskan, kehadiran Satgas bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga merawat kesehatan masyarakat yang menjadi tanggung jawab mereka.
"Kami menyadari keterbatasan akses kesehatan di wilayah ini. Karena itu, Satgas turun langsung dari honai ke honai agar warga tetap terlayani. Kami hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap sehat, " ujar Kapten Nur Ikhsan.
Ungkapan syukur datang dari salah seorang warga Kampung Andugume. Ia berbagi cerita tentang betapa berharganya pelayanan ini.
"Kami sangat terbantu. Selama ini kalau sakit sulit berobat karena jauh. Bapak-bapak TNI datang langsung ke honai kami, itu membuat kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri, " tuturnya.
Melalui program kesehatan dari honai ke honai ini, Satgas Yonif 408/Sbh Pos Andugume terus membuktikan bahwa tugas pengamanan dapat berjalan beriringan dengan pendekatan humanis yang menyentuh hati. Kehadiran TNI di pedalaman Papua Pegunungan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tak hanya dalam stabilitas keamanan, namun juga dalam peningkatan kualitas hidup masyarakatnya. (*)


















































