INTAN JAYA - Di tengah bentang alam Intan Jaya, Papua Tengah, sebuah gerakan kemanusiaan menyentuh langsung kehidupan warga pedalaman. Satuan Tugas (Satgas) Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, melalui Pos Engganengga, tidak hanya menjaga kedaulatan negeri, tetapi juga merajut asa kesehatan bagi masyarakat di Kampung Engganengga. Pada Rabu (7/1/2026), tim kesehatan Satgas hadir lebih dekat, mengantarkan kebaikan melalui program pelayanan kesehatan gratis dengan metode door to door.
Melupakan jarak dan medan yang sulit, para prajurit kesehatan ini dengan sigap mendatangi satu per satu rumah warga. Inisiatif ini lahir dari pemahaman mendalam akan tantangan akses fasilitas kesehatan formal yang kerap dihadapi oleh komunitas di wilayah terpencil. Dengan pendekatan yang proaktif, Satgas memastikan bahwa setiap warga, tanpa terkecuali, mendapatkan perhatian medis yang mereka butuhkan.

Kapten Inf Rizki Hidayatullah, S.T.(Han), Komandan Titik Kuat (TK) sekaligus Danpos Engganengga, mengungkapkan esensi di balik gerakan ini. “Kami ingin membantu masyarakat yang memiliki kesulitan akses ke fasilitas kesehatan. Dengan sistem door to door, kami bisa memastikan pelayanan kesehatan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan, ” ujarnya penuh keyakinan.
Langkah Satgas ini disambut hangat dan penuh syukur oleh masyarakat setempat. Apinel Wandagau (52), Kepala Suku Kampung Engganengga, tak dapat menutupi kebahagiaannya. Ia melihat inisiatif ini sebagai cerminan nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat adat.
“Syukur kepada Tuhan, Satgas telah menunjukkan kasih dan kepedulian kepada kami. Layanan kesehatan gratis ini sangat membantu masyarakat Kampung Engganengga. Kami mendoakan Satgas selalu diberkati dan terus menjadi berkat bagi masyarakat, ” tutur Apinel dengan tulus.
Melalui setiap kunjungan, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti membuktikan bahwa tugas mereka melampaui sekadar menjaga keamanan. Mereka hadir sebagai mitra sejati, berupaya keras meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat pedalaman Papua Tengah, sembari mempererat tali persaudaraan yang harmonis. (Wartamiliter)


















































