Kota Tangerang -
Bulan Ramadan diisi dengan kegiatan berbagi. Polres Metro Tangerang Kota berbagi takjil dengan masyarakat hingga berbuka bersama pengemudi ojek online (ojol).
"Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kebersamaan. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, khususnya para pengemudi ojol dan potmas yang setiap hari beraktivitas di jalan membantu mobilitas warga," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan berbagi itu dilakukan di depan Mako Polres Metro Tangerang Kota pada Jumat (27/2) sore. Takjil dibagikan ke para pengguna jalan yang melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan yang menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa. Ratusan paket takjil dibagikan secara langsung oleh Kapolres bersama pejabat utama (PJU) Polres.
Momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi ladang amal di bulan suci Ramadan. (dok. Istimewa)
Usai pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Masjid Al Fattah Polres Metro Tangerang Kota. Sekitar 550 orang hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 350 pengemudi ojol, 100 anggota Pokdarkamtibmas, 50 anggota Senkom, serta 50 personel Polres Metro Tangerang Kota.
Jauhari menyampaikan, kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat.
Menurutnya, peran pengemudi ojol dan potensi masyarakat (potmas) sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Sinergitas yang baik akan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Tangerang.
Kegiatan berlangsung penuh keakraban. Buka puasa bersama terlaksana dengan suasana kekeluargaan terasa kuat saat seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan berbuka.
Momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi ladang amal di bulan suci Ramadan.
Tonton juga video "AI dan Spiritualitas: Bisakah Teknologi Menggantikan Nurani?"
(jbr/jbr)

















































