Pria yang Sebar 'Jasa Oral Seks' Eks Guru MTs di Depok, Diduga HIV Sejak 2014

2 weeks ago 7
Jakarta -

Seorang oknum guru madrasah tsanawiah (MTs) di Depok, Jawa Barat (Jabar), viral karena menyebarkan brosur 'jasa oral seks' di Tangerang Selatan, Banten. Ternyata pelaku yang diketahui berinisial IK itu diduga mengidap HIV sejak 2014.

"Sesuai pengakuan IK dengan Pak Jarkasih, bahwa benar jika yang bersangkutan terjangkit HIV dari tahun 2014," ujar Kepala MTs di Depok, Eka Fajriawati, lewat pesan singkat, Selasa (31/3/2026).

Eka memastikan tidak ada guru ataupun murid yang menjadi korban IK. Termasuk yang berhubungan dengan IK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada (guru dan murid yang jadi korban IK), dan menurut pengakuan yang bersangkutan juga tidak pendekatan sama sekali dengan murid di sekolah," sambungnya.

Viral Brosur 'Jasa Oral Seks'

Kejadian ini viral di media sosial. Dalam unggahan di media sosial, si pelaku menyertakan tarif 'jasa oral seks' dengan beragam 'pekerjaan'.

Dalam brosur itu tertulis harga untuk pelajar Rp 20 ribu, mahasiswa Rp 50 ribu, dan dewasa Rp 100 ribu. Pelaku juga menyertakan nomor kontak di dalamnya.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis (26/3), sekitar pukul 19.30 WIB, di Jalan Batam RT 004 RW 008, Kelurahan Benda, Kecamatan Pamulang, Tangsel. Kapolsek Pamulang AKP Galih Febri Saputra mengatakan, berdasarkan keterangan, saksi warga kompleks awalnya sedang membeli bakso tiba-tiba dihampiri oleh pelaku.

"Awalnya ada seseorang yang tidak dikenal tiba-tiba menghampiri warga tersebut sambil menawarkan dan memberikan sebuah lembaran yang tertuju mengenai berhubungan seks dengan sesama jenis," jelas Galih dalam keterangannya, Senin (30/3).

Setelah itu, pelaku berlalu pergi. Warga tersebut memberitahukan pengalamanannya itu kepada keluarganya.

"Kemudian, warga tersebut sempat kesal dan mencoba memancing si pelaku untuk datang ke lokasi tempat dia menawarkan lembaran tersebut," ujarnya.

Pelaku kemudian datang kembali ke lokasi. Di sana, warga menegurnya dan menggeledah barang milik pelaku hingga ditemukan obat Telado.

"Si pelaku sempat dibawa ke rumah warga untuk dimintai keterangan dan dimediasi hingga dibuat video rekaman perjanjian agar si pelaku tidak berbuat aksi seperti itu di setiap wilayah mana pun," jelasnya.

Setelah ditelisik, IK diketahui berprofesi sebagai seorang guru di sebuah MTs. IK dipanggil kepala sekolah dan dimintai keterangan terkait video viralnya yang dianggap mencoreng nama baik sekolah.

"Kemudian, dari pihak sekolah langsung memanggil pelaku yang menjabat operator dan guru di MTs dan langsung disanksi PHK dengan Surat Keputusan Nomor 398/539/MTs.i/S/III/2026 Ditetapkan di Depok tanggal 27 Maret 2026," paparnya.

Simak Video 'Kilang Minyak di Haifa Israel Terbakar seusai Diserang Rudal':

(isa/idn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |